Hati-hati! Ini Efek Jika Kamu Terkena Gas Air Mata

Vaza Diva | Jum'at, 29/08/2025 03:03 WIB


Secara umum, efek gas air mata bersifat sementara dan hilang dalam beberapa jam. Namun, paparan dalam jumlah besar atau berkepanjangan  Para massa aksi demo depan gedung DPR dibubarkan oleh polisi menggunakan gas air mata pada Kamis (28/9) sore (Foto: Vaza/Katakini)

JAKARTA - Penggunaan gas air mata dalam sejumlah aksi demonstrasi di Indonesia kerap menimbulkan kontroversi. Meski dianggap sebagai salah satu cara aparat untuk membubarkan massa tanpa senjata mematikan, paparan gas air mata memiliki efek yang nyata terhadap kesehatan.

Gas air mata umumnya mengandung senyawa kimia seperti chloroacetophenone (CN), chlorobenzylidene malononitrile (CS), atau oleoresin capsicum (OC) yang bersifat iritatif. Zat tersebut dapat menimbulkan reaksi cepat pada mata, kulit, dan sistem pernapasan.

Berikut empat efek jika Anda terkena gas air mata:

1. Mata

Bagian tubuh yang paling cepat merasakan dampak gas air mata adalah mata. Paparan langsung biasanya menimbulkan sensasi perih hebat, mata berair berlebihan, hingga pandangan kabur. Pada beberapa kasus, pembengkakan kelopak mata juga dapat terjadi.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

2. Sistem Pernapasan

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Menghirup gas air mata menyebabkan batuk, sesak napas, hingga rasa tercekik di tenggorokan. Bagi penderita asma atau penyakit pernapasan lainnya, paparan ini bisa memperparah kondisi dan berpotensi berbahaya.

3. Kulit

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Kulit yang terpapar gas air mata bisa terasa panas, gatal, atau terbakar. Reaksi ini biasanya hilang setelah beberapa jam, tetapi pada individu dengan kulit sensitif, bisa menimbulkan iritasi lebih lama.

4. Psikologis

Selain fisik, gas air mata juga dapat memicu kepanikan massal. Banyak korban merasa bingung, sulit mengendalikan diri, bahkan kehilangan orientasi arah akibat rasa sakit yang mendadak. Situasi ini kerap menimbulkan risiko tambahan, seperti terjatuh atau terinjak saat berusaha menyelamatkan diri.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Demo efek gas air mata