Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pria di Cianjur Lompat dari Tower 70 Meter

M.Habib Saifullah | Jum'at, 18/07/2025 22:15 WIB


Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memastikan Usep Jamhur (31) seorang pria yang tewas dengan cara melompat dari atas tower setinggi 70 meter di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Jumat (18/7/2025), adalah murni bunuh diri Petugas gabungan mengevakuasi jasad korban bunuh diri setelah melompat dari atas tower setinggi 70 meter di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat (Foto: Dok. ANTARA)

JAKARTA - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memastikan Usep Jamhur (31) seorang pria yang tewas dengan cara melompat dari atas tower setinggi 70 meter di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Jumat (18/7/2025), adalah murni bunuh diri.

Kapolsek Mande Iptu Yudi Heryanadi di Cianjur Jumat, mengatakan korban tewas di tempat, setelah melompat dari puncak tower milik salah satu provider yang terpasang di wilayah tersebut, di mana sebelumnya warga sempat melihat korban melamun di area tower.

Setelah korban tewas bunuh diri melompat dari atas tower setinggi 70 meter dan jatuh di area persawahan, kata dia, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi tubuh korban ke RSUD Sayang Cianjur.

"Warga sempat bertanya terkait keberadaan korban di area tower melamun sambil menghisap rokok, dan dijawab sudah bosan hidup, tidak lama berselang korban mulai menaiki tower sampai ke puncak dan langsung melompat," ujarnya.

Baca juga :
Legislator PKB Usul Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Diterapkan Bertahap

Dia menjelaskan pihaknya sudah meminta keterangan saksi dan pihak keluarga yang menyatakan korban sudah lama mengalami gangguan jiwa dan beberapa kali mencoba mengakhiri hidup, namun berhasil dicegah tetapi kali ini korban memanjat tower.

Baca juga :
Registrasi SIM HP Pakai Biometrik Wajah Wajib Mulai 1 Juli 2026

"Saksi menyebutkan sempat menanyakan keberadaan korban di area tower, selang menjawab pertanyaan warga, dia langsung memanjat dan melompat, bahkan keterangan pihak keluarga menyatakan korban sudah lama mengalami gangguan jiwa," katanya lagi

Setelah dilakukan visum di RSUD Sayang Cianjur, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan dan kepolisian memastikan korban tewas karena bunuh diri dengan cara melompat dari atas tower salah satu provider di Kecamatan Mande.

Baca juga :
Wamenag Puji Pelaksanaan Haji 2026

Sementara informasi dari saksi mata dan warga sekitar, upaya korban Usep Jamhur warga Desa Jamali mengakhiri hidupnya sempat dicegah sejumlah warga, namun tidak diindahkan, bahkan korban dengan cepat menaiki tower sampai puncaknya.

Warga setempat sudah berusaha membujuk agar korban segera turun, melihat aksi tersebut mengundang perhatian warga lainnya yang berteriak agar korban turun dan mengurungkan niatnya mengakhiri hidup, namun tidak juga didengar hingga akhirnya korban melompat.

"Warga yang ramai berkumpul membujuk korban segera turun, namun tidak ada yang berani memanjat karena angin kencang dan posisi korban sudah sampai ke atas, korban langsung melompat dan jatuh ke area persawahan," kata saksi mata Rizki (27) warga sekitar.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Lompat dari Tower Cianjur Bunuh Diri