YKMI Dorong Sertifikasi Halal Vaksin TBC Bill Gates

M.Habib Saifullah | Jum'at, 23/05/2025 19:15 WIB


Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) mempertanyakan status kehalalan dari vaksin Tuberkulosis (TBC) yang mendapat pendanaan dari Bill & Melinda Gates Foundation Diskusi Publik `Perlukah Ujicoba Vaksin TBC` yang diselenggarakan oleh Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) di Jakarta (Foto: M.Habib Saifullah/Katakini.com)

Jakarta, Katakini.com - Indonesia menjadi satu negara yang ditunjuk sebagai lokasi uji klinis akhir vaksin kandidat M72/AS01E, atau vaksin Tuberkulosis (TBC) yang mendapat pendanaan dari Bill & Melinda Gates Foundation.

Meski begitu, keputusan ini menuai polemik di masyarakat, salah satunya muncul dari Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) yang mempertanyakan status kehalalan dari vaksin yang didanai oleh Bill Gates itu.

"Kami mungkin akan melakukan dulu audiens untuk meminta pihak Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk melakukan mana sih sertifikat halalnya," kata Ketua YKMI Ferry Irawan usai Diskusi Publik `Perlukah Ujicoba Vaksin TBC?` di Jakarta, Jumat (23/5/2025).

Ferry mengatakan, jika hal ini bukan suatu bentuk penolakan namun sebagai langkah yang sepatutnya dilakukan sebelum vaksin tersebut dilakukan uji coba kepada sebagian masyarakat Indonesia.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

"Kami lebih bagaimana mewakili masyarakat, Khususnya masyarakat muslim bagaimana produk yang menyebar ke masyarakat ini memang ada sertifikat halalnya, jadi bukan berarti menolak," ujar dia.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Namun, Ferry sungguh menyayangkan masuknya vaksin yang sudah berlangsung sejak September 2024 ini ternyata tidak melalui sertifikasi halal di BPJPH terlebih dahulu.

"Kami sebenarnya mengharapkan sebelum diuji coba sudah ada keluar sertifikat halal," kata Ferry.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Terlebih kata Ferry, vaksin TBC ini diproduksi di Afrika yang menurutnya tidak melibatkan lembaga-lembaga yang cakap mengolah produk-produk halal.

"Jadi masuk ke Indonesia sudah barang jadi dan kita tidak tahu bahan-bahan yang digunakan mengandung unsur apa," ujar dia.

Lebih lanjut Ketua YKMI ini juga menekankan seluruh produk yang tersebar di penjuru Tanah Air harus sudah terverifikasi halal. "Apapun itu bukan cuma vaksin, semua produk yang dipasarkan atau dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia bagaimana memiliki sertifikasi halal," dia menambahkan.

Sebagai informasi, rencana uji klinis vaksin TBC ini mencuat usai Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan pendiri Micrososft Bill Gates, pada awal Mei lalu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
YKMI Ferry Irawan Vaksin TBC Bill Gates