Terima Utusan Khusus Inggris, Eddy Soeparno Jelaskan Target Ketahanan Energi Prabowo

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 08/05/2025 23:17 WIB


Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menerima kedatangan Utusan Khusus Pemerintah Inggris untuk Iklim Prof. Rachel Kyte di MPR RI. Hadir bersama Rachel Kyte, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste HMA Dominic Jermey dan delegasi lainnya Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menerima kedatangan Utusan Khusus Pemerintah Inggris untuk Iklim Prof. Rachel Kyte di MPR RI (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menerima kedatangan Utusan Khusus Pemerintah Inggris untuk Iklim Prof. Rachel Kyte di MPR RI, Senayan Jakarta, Kamis (8/5). Hadir bersama Rachel Kyte, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste HMA Dominic Jermey dan delegasi lainnya

Kedatangan Rachel Kyte untuk membahas isu terkini mengenai perubahan iklim dan upaya Indonesia mencapai Net Zero Emissions (NZE) di Tahun 2060 mendatang. Salah satu isu krusial yang dibahasnya bersama Eddy Soeparno adalah mengenai transisi energi dan percepatan pengembangan energi terbarukan.

Dalam pertemuan tersebut, Eddy Soeparno menjelaskan kepada Rachel Kyte dan delegasi tentang program transisi energi serta ketahanan energi Indonesia sesuai Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Dalam pertemuan tersebut, saya menjelaskan bahwa Indonesia terus berupaya mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% dengan tetap berpegang pada komitmen untuk melakukan dekarbonisasi perekonomian dengan target Net Zero Emissions (NZE) di 2060 mendatang," ungkapnya

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

Dalam pertemuan tersebut, Doktor Ilmu Politik UI ini menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, khususnya dalam membangun sumber-sumber energi terbarukan yang tersebar di seluruh indonesia dan karena itu membutuhkan investasi tambahan di jaringan transmisi.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

"Tantangan pendanaan yang nilainya hampir 200 miliar dolar juga menjadi topik pembahasan. Dalam hal ini kami sepakat untuk melakukan pertukaran informasi, pengalaman dan teknologi ke depannya agar Indonesia bisa belajar dari pengalaman panjang Inggris dalam melaksanakan transisi energi," kata Eddy.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut Rachel Kyte berbagi pengalaman Inggris dalam transisi energi dan perkembangan transisi energi saat ini yang semakin mengandalkan energi angin.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Selain itu, pembahasan dalam pertemuan ini juga mencakup pengembangan pasar karbon di Indonesia dimana Rachel Kyte mengapreasiasi keterlibatan dan dukungan Eddy Soeparno yang aktif teribat dalam meningkatkan aktivitas perdagangan karbon di Indonesia.

Secara khusus Rachel Kyte juga menyampaikan kesepakatan dan persetujuannya untuk menjalin kerjasama yang lebih erat antara Inggris dengan Indonesia dalam rangka percepatan transisi energi dan penanganan perubahan iklim.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Inggris Ketahanan Energi Prabowo