Negara Donor Kurangi Kontribusi, Pendanaan Kesehatan Global WHO Terganggu

| Jum'at, 02/05/2025 22:10 WIB


Negara Donor Kurangi Kontribusi, Pendanaan Kesehatan Global WHO Terganggu Tedros Adhanom. (FOTO: REUTERS)

JENEVA - Pendanaan kesehatan global hadapi tantangan bersejarah karena negara-negara donor mengurangi kontribusi mereka, kata direktur Organisasi Kesehatan Dunia pada Kamis.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menarik diri dari WHO setelah menjabat pada Januari, dengan mengatakan badan kesehatan itu telah salah menangani pandemi COVID-19 dan krisis kesehatan internasional lainnya.

AS sejauh ini merupakan pendukung keuangan terbesar badan kesehatan PBB, menyumbang sekitar 18% dari keseluruhan pendanaannya.

"Kita tengah mengalami gangguan terbesar dalam pendanaan kesehatan global yang pernah ada," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan di kantor pusat WHO di Jenewa.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

WHO merevisi anggarannya ke bawah setelah penarikan AS memperburuk krisis pendanaan karena negara-negara anggota mengurangi pengeluaran pembangunan mereka.

Baca juga :
Waka MPR: Disrupsi Energi Global Belum Usai, Fokus Perkuat Ketahanan Energi

Menghadapi kesenjangan pendapatan hampir $600 juta tahun ini, WHO telah mengusulkan pemotongan anggarannya untuk tahun 2026-27 sebesar 21% dari $5,3 miliar menjadi $4,2 miliar, dan mengurangi jumlah staf, menurut memo internal yang dilihat oleh Reuters.

"Tentu saja ini sangat menyakitkan," direktur tersebut menambahkan, memperingatkan bahwa pemotongan tersebut akan berdampak signifikan pada kesehatan orang-orang di seluruh dunia.

Baca juga :
Kapan Sebaiknya Mengulang Sholat Istikharah?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Donald Trump Bekukan Bantuan WHO PBB