Tingkat Program Berskala Internasional, UIA Teken MoU dengan JBNU Korea Selatan

Aliyudin Sofyan | Selasa, 15/04/2025 21:13 WIB


Prof Dailami berharap kerja sama akademik dengan JBNU  memberikan dampak positif untuk kemajuan pendidikan di Indonesia dan Korea Selatan. MoU antara Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) dengan Jeonbuk National University (JBNU) Korea Selatan, Senin (14/4/2025). Foto: uia/katakini

JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan program tridharma perguruan tinggi berskala Internasional, Universitas Islam As -Syafiiyah (UIA) Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Jeonbuk National University (JBNU) Korea Selatan di Kampus 2 UIA, Tatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/4/2025).

Dari UIA diwakili Rektor Prof. Dr. Masduki Ahmad, SH.MM., sementara dari JBNU dilakukan oleh Vice President Ms. Hwarim CHO. Disaksikan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafiiyah (YAPTA)  Prof. Dr. H. Dailami Firdaus SH., LLM., MBA dan sejumlah petinggi kedua belah pihak kampus.

Kerjasama mencakup, antara lain peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pertukaran mahasiswa dan projek-projek penelitian.

Dalam sambutannya Prof. Dailami mengatakan kerja sama akademik antara UIA dengan JBNU merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik kedua perguruan tinggi.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Pada kesempataan itu, Prof. Dailami, yang juga senator RI Dapil Jakarta ini, menjelaskan tentang sejarah UIA, kerja sama Internasional UIA dengan pihak lain, dan beberapa perkenalan institusi di UIA.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

UIA berkomitmen menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan internasional mana pun untuk meningkat kualitas SDM dan memperluas jaringan,” jelas Dailami.

Prof Dailami berharap kerja sama akademik dengan JBNU  memberikan dampak positif untuk kemajuan pendidikan di Indonesia dan Korea Selatan.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

“Ini adalah peluang peningkatan kualitas SDM di kedua belah pihak bisa menjadi lebih maju,” yakinnya.

Usai MoU, kegiatan dilanjutkan dengan seminar internasional dengan  pembicara Ms. Hwarim CHO dan Ms. Lee Hyeonsu dari Jeonbuk National University dan Dr. R. Indarjani.,M.Sc dari Universitas Islam As-syafi’iyah sebagai Direktur As-syafi’iyah Halal Centre (AHC).

Pembicara pertama, Ms Hwarim CHO memberikan banyak informasi tentang peluang kerja sama dengan Jeonbuk National University. Hal itu dilanjutkan dengan program-program internasional oleh Ms Lee.

Dari UIA, Dr. R. Indarjani.M.Sc menjelaskan tentang pendirian As-syafi’iyah Halal Centre (AHC), program kerja AHC, dan peluang kerja sama dengan Jeonbuk National University.

Seminar dimoderatori Dr. Misbah Fikrianbto MM., M.Si., M.Pd. Dalam pengantarnya Dr. Misbah mengatakan pentingnya tindaklanjut MoU, yaitu tahapan MoA atau Implementation Agreement (IA) oleh kedua belah pihak.

Misbah juga menekankan pendidikan merupakan sektor utama yang strategis dalam membangun SDM berkualitas. SDM bermutu dihasilkan melalui perguruan tinggi bermutu. Perguruan tinggi merupakan jenjang teratas dalam layanan Pendidikan.

Sebagai informasi, Jeonbuk National University merupakan Universitas Negeri terbaik kedua dari 10 Kampus Negeri di Korea Selatan. Perguruan Tinggi yang memiliki prestasi terbaik dalam berbagai rangking dunia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
UIA JBNU Korea Selatan Program Internasional