Waka MPR: Wayang Harus Mampu Menjadi Bagian Kehidupan Masyarakat

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 17/11/2024 22:15 WIB


Waka MPR: Wayang Harus Mampu Menjadi Bagian Kehidupan Masyarakat Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat pada Focus Group Discussion MPR RI bertajuk Potensi dan Tantangan Melestarikan Wayang di Indonesia, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, wayang harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebagai media untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai budi pekerti yang mampu membangun kesadaran masyarakat untuk mendukung proses pembangunan.

"Kita harus mampu menjadikan wayang bagian dari kehidupan masyarakat. Karena sejatinya wayang itu bukan sekadar tontonan untuk hiburan, tetapi juga sebagai media penyampai pesan yang di dalamnya mengandung nilai-nilai filosofis dan budi pekerti," kata Lestari pada Focus Group Discussion MPR RI bertajuk Potensi dan Tantangan Melestarikan Wayang di Indonesia, di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (17/11).

Diakui Lestari, generasi muda saat ini sangat jauh untuk mengenal wayang. Di sisi lain, tambah dia, negara berusaha luar biasa memasukan wayang sebagai salah satu kekayaan budaya untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

Apalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini ada proses yang tidak bisa kita hindari yaitu adanya lompatan zaman dan masuknya anasir-anasir asing yang memberikan pengaruh kepada kebudayaan kita.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Saat ini, ungkap Rerie, pertumbuhan kesenian wayang sangat memprihatinkan. Dalam lima tahun terakhir, jelasnya, kesenian wayang sudah jarang ditanggap masyarakat.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Hal itu, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI  itu, berdampak pada berkurangnya minat masyarakat untuk menggeluti profesi dalang, perajin wayang, dan sejumlah profesi pendukung lainnya dalam pertunjukan wayang.

Kita memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat berat untuk memastikan wayang tetap hidup di tengah masyarakat dan tidak tergerus perkembangan zaman," tegas Legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu.

Baca juga :
6 Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin C yang Jarang Disadari

Di masa lalu, ungkap Rerie, bila ada pertunjukan wayang, anak-anak juga ikut mendengarkan. Karena dalam pertunjukan wayang, tegasnya, selalu ada ajaran budi pekerti yang diselipkan dan pembelajaran kehidupan yang dirangkai dalam cerita.

"Bagaimana kita bisa tetap melestarikan dan menjadikan wayang bagian dari kehidupan masyarakat di tengah pergeseran cara berpikir di era modernisasi dan globalisasi, itu harus menjadi kepedulian bersama agar kita dapat mewujudkannya," kata dia.

Hadir pada acara tersebut Dr. Ir. H. Warsina M.Si. (Dalang Senior), Sarwono (Pecinta Wayang), dan Diwasa (Budayawan), serta para dalang muda dan pemerhati budaya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Waka MPR Lestari Moerdijat Pelestarian wayang Tantangan Melestarikan Wayang