Ini Kiat Tak Tergoda Ikut Tren Hiburan

Aliyudin Sofyan | Selasa, 08/10/2024 06:07 WIB


Ada kiat khusus agar tidak semua tren hiburan tersebut diikuti, apalagi dianggap wajib.  Ilustrasi Taylor Swift gelar konser di Edinburgh, Skotlandia. (FOTO: GETTY IMAGE/TAS MANAGEMENT)

JAKARTA – Tren hiburan di Indonesia kian banyak dan bervariasi menjelang akhir tahun ini seperti menonton konser, liburan, berbelanja, dan lain-lain.

Ada kiat khusus agar tidak semua tren hiburan tersebut diikuti, apalagi dianggap wajib. Kuncinya adalah seseorang harus bisa membatasi diri.

Psikolog Pendidikan sekaligus dosen Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Adhissa Qonita, M.Psi., menyarankan seseorang untuk memikirkan kembali seberapa penting hal tersebut untuk dilakukan.

"Ini nggak harus FOMO (Fear of Missing Out), konteksnya adalah bagaimana cara kita mengerem diri, secara umum kita bisa melihat ke diri kita sendiri sebelum kita menyimpulkan dan menyelesaikan sesuatu," kata Adhissa di Jakarta, Senin (7/10/2024).

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Menurut Adhissa, penting bagi seseorang untuk berpikir sejenak sambil melihat faktor kerugian dan keuntungan suatu kegiatan hiburan sebelum melakukannya (terutama yang bersifat tren belaka).

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Jangan lupa untuk melihat ketersediaan anggaran dan tenaga sebelum melakukan suatu kegiatan hiburan.

"Kalau berpikirnya tergantung ke orang masing-masing, tapi tidak harus sehari, sebenarnya cuma butuh beberapa menit saja dan kita bisa melihat pro`s (pro) & con`s (kontra) nya, take a time dulu," ujar dia.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Secara keuangan, memenuhi nggak kita (jika menggunakannya untuk kegiatan hiburan), kalau pun memenuhi apakah uangnya akan dipakai untuk kebutuhan lain atau tidak," sambungnya.

Menurutnya, mengukur diri itu wajib. Harus lihat dari dua sisi yang menguntungkan atau merugikan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tren hiburan Kiat FOMO