Lima Pelaku Pembunuhan Capres Ekuador Dipenjara 34 Tahun

| Minggu, 14/07/2024 22:05 WIB


Lima Pelaku Pembunuhan Capres Ekuador Dipenjara 34 Tahun Seorang wanita memegang pamflet saat demonstrasi di luar pengadilan pembunuhan calon presiden Fernando Villavicencio, di Quito, Ekuador 12 Juli 2024. REUTERS

QUITO - Pengadilan di Ekuador menjatuhkan hukuman penjara 12 tahun dan 34 tahun bagi lima orang yang dinyatakan bersalah membunuh calon presiden Fernando Villavicencio.

Jurnalis dan mantan legislator Villavicencio ditembak ketika meninggalkan rapat umum pada Agustus 2023, dan menjadi korban paling menonjol dari meningkatnya kekerasan di Ekuador.

Putusan tersebut, yang dibacakan oleh Milton Maroto, salah satu dari tiga hakim pengadilan, dapat diajukan banding oleh pihak penuntut dan pembela. Uji coba dimulai pada akhir Juni.

Jaksa menuduh setidaknya dua dari mereka yang diadili adalah anggota geng kejahatan Los Lobos, di antara 22 geng kriminal yang ditetapkan sebagai teroris oleh Presiden Daniel Noboa pada bulan Januari.

Baca juga :
Ini 6 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Disadari Bikin Sperma Loyo

Menurut kantor jaksa agung, Carlos Edwin Angulo Lara, yang dikenal sebagai `El Invisible` (`The Invisible`), memberikan perintah untuk membunuh Villavicencio dari penjara, sedangkan Laura Dayanara Castillo bertanggung jawab atas logistik.

Baca juga :
Tata Cara Mandi Sunnah Jumat Agar Berpahala Sempurna

Baik Angulo maupun Castillo dijatuhi hukuman 34 tahun delapan bulan.

Erick Ramirez, Victor Flores dan Alexandra Chimbo dijatuhi hukuman 12 tahun.

Baca juga :
Langgar Aturan, Google Didenda Sebesar Rp182 Triliun

Villavicencio, yang jurnalismenya mengungkap korupsi dan hubungan antara kejahatan terorganisir dan politisi, telah lama menghadapi ancaman.

Jaksa sedang melakukan penyelidikan terpisah mengenai siapa yang meminta pembunuhan tersebut.

Salah satu pembunuh bayaran tewas di lokasi pembunuhan Villavicencio dan tujuh tersangka lainnya – sebagian besar warga negara Kolombia – dibunuh pada bulan Oktober saat ditahan di penjara dalam penahanan pra-sidang.

Teman-teman dan keluarga Villavicencio mengecam banyak penundaan dan mendesak penyelidikan siapa yang memerintahkan pembunuhan itu.

Veronica Sarauz, janda Villavicencio, telah meminta hakim pada hari Jumat sebelumnya dalam sebuah postingan di X untuk menerapkan hukuman sepenuhnya kepada para terdakwa.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Ekuador Kandidat Terbunuh Tersangka Tewas