• News

Inggris Potong Masa Isolasi Covid Menjadi Lima Hari

Yati Maulana | Sabtu, 15/01/2022 17:48 WIB
Inggris Potong Masa Isolasi Covid Menjadi Lima Hari Masa isolasi Covid di Inggris dipotong menjadi lima hari. Foto: Reuters

JAKARTA - Periode isolasi diri minimum Covid-19 di Inggris akan dipotong menjadi lima hari dari tujuh hari jika seseorang dites negatif dua kali. Menteri Kesehatan Sajid Javid mengatakan, langkah itu dapat mengurangi gangguan kepegawaian dalam bisnis dan infrastruktur.

Penyebaran cepat varian Omicron telah memicu lonjakan kasus Covid-19 ke rekor tertinggi di Inggris, dan lonjakan tersebut telah menyebabkan gangguan besar pada staf rumah sakit, sekolah, dan transportasi karena staf harus mengisolasi diri.

"Kami telah membuat keputusan untuk mengurangi periode isolasi diri minimum menjadi lima hari penuh di Inggris," kata Javid kepada parlemen, seperti dikutip Reuters. "Mulai Senin, orang dapat melakukan tes dua kali sebelum mereka meninggalkan isolasi pada awal hari keenam."

Pemerintah sebelumnya telah mengurangi masa isolasi menjadi tujuh hari dari 10 hari kepada orang-orang di Inggris yang mendapatkan hasil negatif pada tes cepat dua hari berturut-turut.

Inggris melaporkan total 151.000 kematian akibat Covid-19, total kematian tertinggi ketujuh di dunia, dengan sebagian besar kematian terjadi pada gelombang pandemi sebelumnya.

Terlepas dari rekor kasus Covid-19 harian yang tertinggi, peluncuran suntikan booster dan tingkat keparahan varian yang lebih rendah berarti rawat inap dan kematian tidak meningkat tajam. "Karena jeda antara infeksi dan rawat inap, NHS (layanan kesehatan) akan tetap berada di bawah tekanan signifikan selama beberapa minggu ke depan," kata Javid.

"Namun yang menggembirakan, selama gelombang ini, kami belum melihat peningkatan pasien perawatan intensif COVID-19. Dan sudah ada tanda-tanda awal bahwa tingkat rawat inap mulai melambat."

FOLLOW US