Warga Makedonia. Sebuah Rumah Sakit khusus perawatan pasien Covid-19 di negara ini terbakar. Foto: cna
SKOPJE - Rumah Sakit khusus pasien Covid-19 di Makedonia Utara terbakar pada Rabu malam 8/9/2021 dan menewaskan 14 orang.
Hal itu disampaikan oleh kepolisian setempat pada Kamis 9/9/2021 pagi tadi.
Kebakaran terjadi pada Rabu malam menyusul ledakan di klinik COVID-19 di Tetovo di barat laut negara Balkan, kata Perdana Menteri Zoran Zaev, yang segera menuju ke kota itu.
"Tragedi besar telah terjadi di pusat COVID-19 Tetovo," kata Zaev di Twitter semalam.
"Perjuangan untuk hidup masih berlangsung dan semua layanan melakukan segala yang mereka bisa untuk menyelamatkan orang," kata Zaev.
Kantor kejaksaan mengatakan dalam sebuah pernyataan, jumlah korban bertambah dari 10 kematian hingga 14 orang yang dikonfirmasi semalam.
"Jaksa telah memerintahkan otopsi untuk mengidentifikasi jasad 14 orang yang tewas dalam kebakaran itu dan kami sedang mencaritahu apakah ada orang lain yang tewas," kata pernyataan itu.
Dikutip dari CNA, kebakaran terjadi saat bekas republik Yugoslavia itu merayakan ulang tahun ke-30 kemerdekaannya, dengan perayaan di ibukota Skopje, termasuk parade militer.
Api menghanguskan sebagian unit modular yang baru dibangun di depan rumah sakit untuk menampung pasien COVID-19.
"Apinya sangat besar karena rumah sakitnya modular, ada plastiknya," kata wakil kepala pemadam kebakaran Tetovo Saso Trajcevski kepada televisi lokal.
Makedonia Utara, dengan populasi sekitar duajuta, adalah negara miskin dengan sistem perawatan kesehatan yang buruk. Rumah sakit kewalahan di beberapa daerah, terutama di mana tingkat vaksinasi rendah.
Negara ini telah melaporkan peningkatan infeksi virus corona baru-baru ini, dengan jumlah kematian harian mencapai sekitar 30.