• News

Staf Kedutaan AS di Kabul Dipindahkan ke Bandara

Ananda Nurrahman | Senin, 16/08/2021 06:01 WIB
Staf Kedutaan AS di Kabul Dipindahkan ke Bandara Pasukan keamanan Afghanistan dikerahkan dan memulai operasi melawan Taliban di sekitar titik perbatasan Torkham antara Afghanistan dan Pakistan di provinsi Nangarhar, Afghanistan pada 23 Juli 2021, ketika baru-baru ini Taliban menyerang titik perbatasan Spin Boldak di Kandahar. (foto: aa.com)

Jakarta, Katakini.com  - Militan Taliban diprediksi akan meraih kemenangan untuk menaklukkan pemerintahannya yang didompleng militer Amerika Serikat selama ini. Ini sebagai balasan setelah kelompok Islam garis keras ini diambil kekuasaannya dua dekade oleh pasukan Amerika Serikat pasca serangan 11 September 2001.

Dan saat ini, pejuang-pejuang Taliban sedang menunggu di pinggiran Kabul, karena dikabarkan pemerintah akan menyatakan pengakuannya untuk persiapan pengalihan kekuasaan.

Dengan situasi tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengatakan, staf kedutaan AS di Kabul pada Minggu (15/9) dipindahkan ke bandara ketika pasukan Taliban maju ke ibu kota Afghanistan.

"Itulah sebabnya kami memiliki pasukan untuk memastikan kami dapat melakukan ini dengan aman dan tertib. Kompleks itu sendiri, orang-orang pergi dari sana dan pergi ke bandara," kata Blinken kepada ABC.

Terlepas dari langkah yang terjal, ia menolak perbandingan dengan keberangkatan AS yang kacau dari Saigon pada tahun 1975 ketika Perang Vietnam hampir berakhir.

"Ini bukan Saigon," kata Blinken kepada ABC. "Faktanya adalah ini: Kami pergi ke Afghanistan 20 tahun yang lalu dengan satu misi dalam pikiran. Itu untuk menangani orang-orang yang menyerang kami pada 9/11. Misi itu telah berhasil." (AFP)