• News

Airlangga Bilang UMKM Masih Sulit Tembus Pasar Digital

Tim Cek Fakta | Selasa, 20/10/2020 19:45 WIB
Airlangga Bilang UMKM Masih Sulit Tembus Pasar Digital Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Katakini.com- Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air saat ini belum begitu melek terhadap digitalisasi pasar.

Akibatnya banyak pelaku UMKM yang masih kesulitan menembus pasar digital. Padahal diera digitalisasi dan pandemi Covid-19, ada perubahan pasar yang begitu besar potensi ekonominya.

"Mereka terkendala masalah kualitas produksi, kapasitas produksi dan literasi digital yang belum dikuasai," kata Airlangga pada acara Peresmian Peluncuran Program Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Manajemen Halal bagi UMKM di Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Airlangga mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi secara global telah meningkatkan pasar digital secara masive.

Menurutnya, konsumen saat ini cenderung memilih transaksi online yang dinilainya lebih aman dan tidak ribet.

"Dalam sebuah laporan ada peningkatan transaksi e-groseri hingga 400% ditahun 2020 ini. Begitu juga dengan produk kecantikan naik hingga 80% dibanding tahun lalu," kata Airlangga.

Meski ada peningkatan transaksi digital yang sangat signifikan, menurutnya hal itu tidak bisa  diiringi dengan ketersedian produk halal dari dalam negeri, terutama produk makanan dan minuman yang rata-rata di impor dari luar negeri.

"Namun peningkatan tersebut tentunya dipengaruhi oleh tingginya impor Indonesia terhadap produk-produk halal, dan tentunya ini harus diikuti dengan produksi didalam negeri agar produk-produk UMKM bisa masuk dalam pasar global," ujar Airlangga.

Untuk mendongkrak kinerja sektor UMKM disaat pandemi Covid-19, pemerintah memberikan bantuan langsung tunai senilai Rp2,4 juta kepada sebanyak 13 juta pelaku UMKM. Dengan bantuan modal tersebut tentu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang sedang terpuruk karena pandemi.