HM. Jusuf Rizal, Ketum Parsindo
Jakarta, katakini.com - Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) menginstruksi kepada semua kader dan simpatisan agar mendukung pasangan calon kepala daerah yang membela kepentingan (pro) Pekerja dan buruh pada Pilkada 9 Desember 2020.
Hal ini sejalan dengan platform Parsindo sebagai wadah aspirasi perjuangan bagi para pekerja dan biruh untuk meraih hak dan penghidupan yang lebih baik.“Sikap politik keberpihakan kepada kepentingan dan masa depan Pekerja dan Buruh itu penting. Jangan sampai suara pekerja dan buruh dibutuhkan saat pemilu/pilkada, namun setelah terpilih kebijakannya justru menyengsarakan pekerja dan buruh,” tegas Ketua Umum Parsindo, HM. Jusuf Rizal di Jakarta, Kamis (15/10/2020).Sebagaimana dilansir media, Partai Parsindo kini menjadi partai yang mewadahi aspirasi politik para pekerja dan buruh menuju Pemilu 2024. Partai dengan jargon Nasionalis, Religius dan Kerakyatan itu telah memperoleh dukungan dari berbagai serikat pekerja untuk menyuarakan kepentingan pekerja dan buruh guna menempatkan Wakil di Parlemen.Jusuf Rizal menjelaskan, sikap pro-para pekerja dan buruh itu berangkat dari kekecewaan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja yang saat ini menimbulkan gelombang demo penolakan dari para pekerja, buruh dan mahasiswa, karena dinilai merugikan.Menurut Jusuf Rizal, para pekerja dan buruh kecewa karena di saat mereka membutuhkan dukungan politik dari dewan yang mereka dukung saat Pemilu, ternyata dewan yang mereka harapkan “bisu dan tuli”. Pekerja dan buruh ditinggal.“Suara pekerja dan buruh saat Pileg, Pilkada dan Pilpres dibutuhkan. Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh dukungan. Tapi saat sudah duduk banyak yang lupa. Karena itu sudah saatnya pekerja dan buruh bersatu berjuang agar memiliki Wakil di Parlemen,” tegas pria aktivis pekerja dan buruh Ketum Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) itu.