• News

Delegasi dari 70 Negara Walk Out Saat Netanyahu Pidato di PBB

M.Habib Saifullah | Sabtu, 26/09/2026 04:54 WIB

Delegasi dari 70 Negara Walk Out Saat Netanyahu Pidato di PBB Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di hadapan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Delegasi dari hampir 70 negara melakukan walk out atau meninggalkan ruang Sidang Umum PBB saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai berpidato pada Kamis sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Israel di Gaza dan kawasan.

Rekaman Sidang ke-81 Majelis Umum PBB milik Anadolu menunjukkan puluhan delegasi meninggalkan ruangan secara bersamaan setelah Netanyahu naik ke mimbar untuk menyampaikan pidatonya.

Sejumlah negara meninggalkan satu perwakilan atau diplomat junior, sementara delegasi lainnya bahkan tidak menghadiri pidato tersebut.

Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, Indonesia, dan Kuwait termasuk negara yang delegasinya melakukan aksi tersebut.

Delegasi Spanyol, Brasil, Peru, Kuba, Nigeria, Ghana, Libya, Bangladesh, Afghanistan, Oman, Niger, Madagaskar, Botswana, Bahama, Antigua dan Barbuda, serta Cabo Verde juga meninggalkan ruangan atau tidak menghadiri pidato.

Aksi tersebut berlangsung di tengah kecaman internasional terhadap operasi militer Israel di Gaza, kebijakannya di Tepi Barat, serta serangannya terhadap Lebanon dan Suriah.

Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB pada September 2025 menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza, namun Israel menolak temuan tersebut.

Selain itu, Netanyahu juga menjadi subjek surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang diterbitkan pada 21 November 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Sementara itu, perwakilan Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko, dan Yunani tetap berada di ruang Sidang Umum PBB selama Netanyahu berpidato.

Inggris, Prancis, Irlandia, Belgia, dan Norwegia, yang hubungan dengan Israel semakin tegang terkait Gaza, juga tetap mengirimkan perwakilan di ruangan, demikian pula delegasi Uni Eropa.

China, yang berulang kali mengkritik tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, diwakili oleh satu diplomat.

Delegasi Uni Emirat Arab dan Bahrain, yang menjalin normalisasi hubungan dengan Israel melalui Kesepakatan Abraham, juga tetap berada di kursinya.

Negara lain yang tetap diwakili selama pidato antara lain Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lithuania, Luksemburg, Islandia, Azerbaijan, Kazakhstan, Meksiko, Kenya, dan El Salvador.

Aksi walk out tersebut membuat sebagian besar ruang Sidang Umum PBB terlihat kosong ketika Netanyahu melanjutkan pidatonya.

Sumber: Anadolu