Bendera Uni Eropa berkibar di luar Komisi Eropa di Brussels, Belgia, 8 November 2023. REUTERS
JAKARTA - Uni Eropa (UE) diprediksi akan menghadapi musim dingin terberatnya sejak tahun 2022 akibat harga bahan bakar solar (diesel) yang melonjak mendekati rekor tertinggi. Peringatan tersebut disampaikan oleh Komisaris Energi UE Dan Jorgensen pada Jumat.
"Musim dingin kali ini mungkin akan sangat, sangat buruk (bagi Eropa) dan mungkin menjadi yang terburuk yang pernah kita alami sejak 2022," kata Jorgensen kepada sebuah surat kabar Inggris.
Harga solar di Uni Eropa telah memecahkan rekor dalam beberapa pekan terakhir dengan lonjakan mencapai 40 persen. Jorgensen memperkirakan skenario yang paling mungkin terjadi ke depan adalah harga akan tetap berada di level yang sangat tinggi.
Terkait krisis ini, ia mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tidak memberlakukan larangan ekspor bahan bakar solar ke Eropa.
Jorgensen menyatakan berniat untuk mengangkat isu tersebut menjelang pertemuan para menteri energi UE di Dublin pada pekan depan. Ia menegaskan bahwa mempertahankan volume ekspor energi AS ke Eropa pada tingkat yang ada saat ini akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak.