• News

Koalisi Arab Kecam Keras Serangan Rudal Houthi ke Fasilitas Sipil

M.Habib Saifullah | Kamis, 10/09/2026 15:45 WIB
Koalisi Arab Kecam Keras Serangan Rudal Houthi ke Fasilitas Sipil Foto kerusakan akibat serangan Houthi di selatan Arab Saudi pada hari Selasa. (Foto AN)

JAKARTA - Tindakan penyerangan yang dilancarkan kelompok Houthi ke wilayah Arab Saudi pada Selasa (8/9) memicu kecaman keras dari Koalisi Dukungan Legitimasi di Yaman. Sebagai respons atas agresi tersebut, pihak koalisi memastikan akan mengambil langkah tegas guna meredam ancaman.

Pada Rabu, Juru Bicara Koalisi, Mayjen Turki Al-Malki, mengungkapkan bahwa gempuran itu diarahkan ke sejumlah fasilitas sipil dan roda ekonomi di kawasan selatan Arab Saudi, meliputi wilayah Abha, Khamis Mushait, Jazan, hingga Najran. Peristiwa ini mengakibatkan setidaknya 73 warga sipil terluka, termasuk di antaranya perempuan dan anak-anak.

"Eskalasi oleh milisi Houthi dan upayanya menargetkan Arab Saudi, aset nasionalnya, serta warga negara dan penduduk di wilayahnya merupakan eskalasi berbahaya yang menegaskan pendekatan bermusuhan dan tidak bertanggung jawab dari milisi teroris ini," tegas Al-Malki dalam sebuah pernyataan.

Diketahui, milisi Houthi menggunakan pesawat nirawak (drone) dan rudal untuk menggempur empat kota di wilayah selatan tersebut, yang juga berdampak pada kerusakan beberapa fasilitas energi. Al-Malki menilai manuver tersebut sebagai "pelanggaran mencolok" atas kedaulatan Arab Saudi dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan penduduk serta warga negara Kerajaan.

"Serangan penuh dosa dan tak bisa dibenarkan ini … secara sengaja merusak sumber daya nasional Kerajaan, fasilitas, serta situs-situs sipil. Hal ini turut mengonfirmasi perilaku kriminal ekstremis (Houthi) yang menolak perwujudan perdamaian dan stabilitas di Yaman maupun bagi negara-negara tetangga Arab dan Islam," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Komando Pasukan Gabungan Koalisi akan mengambil "segala tindakan yang diperlukan untuk merespons sumber ancaman dan menetralisir bahayanya."

Sementara itu, berdasarkan keterangan tertulis lanjutan dari pihak Koalisi, Houthi dilaporkan kembali melancarkan serangan susulan pada hari Rabu. Gempuran yang menggunakan rudal balistik serta armada drone ini kembali menyasar kota Khamis Mushait, Abha, dan Jazan.

Menghadapi rentetan agresi ini, Al-Malki menjamin bahwa Koalisi akan meresponsnya dengan penuh tanggung jawab guna mempertahankan kedaulatan maupun aset vital Kerajaan, serta "untuk menjaga warga sipil maupun aset-aset sipil dari tindakan keji tersebut."