• Oase

Bahaya Salah Bergaul Yang Merusak Keimanan Seorang Muslim

Anggoro Aristo Priambodo | Senin, 07/09/2026 22:02 WIB
Bahaya Salah Bergaul Yang Merusak Keimanan Seorang Muslim Ilustrasi pemuda ajak teman kajian

Katakini.com - Lingkungan pergaulan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter dan keimanan seseorang.

Teman bergaul yang buruk dapat perlahan-lahan mengikis ketakwaan dan menyeret seorang Muslim ke dalam kemaksiatan.

Islam mengajarkan agar setiap pemeluknya bersikap selektif dalam memilih sahabat dan lingkaran pertemanan.

Allah SWT mengingatkan penyesalan orang-orang yang salah memilih teman di akhirat dalam Surah Al-Furqan ayat 28.

"Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan sebagai teman akrab(ku)." (QS. Al-Furqan: 28)

Ayat tersebut menjadi peringatan nyata bahwa pengaruh teman yang buruk berujung pada kerugian yang abadi.

Rasulullah SAW juga menggambarkan betapa kuatnya pengaruh agama dan kebiasaan seorang sahabat terhadap diri kita.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Abu Dawud dan Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, "Seseorang itu tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang di antara kalian melihat siapa yang menjadi teman dekatnya."

Kiasan Rasulullah SAW tentang berteman dengan pandai besi dan penjual minyak wangi menjadi pelajaran yang sangat berharga.

Berteman dengan orang soleh akan membawa aroma kebaikan, sedangkan berteman dengan pelaku maksiat akan menularkan keburukan.

Salah bergaul dapat membuat seseorang terbiasa memaklumi perbuatan dosa dan melupakan perintah agama.

Proses perusakan iman sering kali terjadi secara perlahan tanpa disadari akibat kompromi terhadap hal-hal mungkar.

Oleh karena itu, memilih lingkungan bergaul yang saling mengingatkan dalam ketaatan adalah bentuk benteng iman.

Sahabat yang baik adalah mereka yang senantiasa mengajarkan kebaikan dan mendekatkan kita kepada ridha Allah SWT.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga diri kita dan melimpahkan lingkungan pertemanan yang dapat menguatkan keimanan.