• Info DPR

Legislator PKS Minta Belanja Pemerintah Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 30/06/2026 22:55 WIB
Legislator PKS Minta Belanja Pemerintah Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Amin AK (Foto: dpr)

JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta agar Belanja Pemerintah Pusat (BPP) dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi mampu menjadi instrumen investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Politikus PKS ini, target kontribusi Belanja Pemerintah Pusat sebesar 11,07 hingga 12,01 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas belanja negara, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat kelas menengah Indonesia.

“Ketika Belanja Pemerintah Pusat ini naik, tentu membutuhkan kesungguhan pemerintah. Dari yang selama ini mungkin hanya spending biasa, harus menjadi spending to invest,” kata Amin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).

Ia menegaskan, setiap rupiah belanja negara harus mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemerintah perlu mengarahkan anggaran pada program-program prioritas yang memiliki dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas nasional.

“Spending-nya benar-benar punya efek kepada investasi, kemudian spending better, sehingga pemerintah melakukan alokasi pada pos-pos prioritas yang bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi sesuai temanya, yaitu tumbuh lebih tinggi, sejahtera lebih cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amin berharap Belanja Pemerintah Pusat dapat menjadi katalis bagi masuknya investasi swasta. Menurutnya, sinergi belanja pemerintah dan investasi swasta akan mempercepat hilirisasi, memperkuat daya saing industri nasional, sekaligus menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

Politikus PKS ini juga menekankan, pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat yang dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.

“Bagaimana belanja pemerintah benar-benar mampu mengerek pertumbuhan ekonomi dan menjadi daya tarik bagi pemilik modal untuk ikut menumbuhkan ekonomi kita, menciptakan lapangan kerja, membangun kelas menengah, dan menyejahterakan rakyat bersama-sama. Kesejahteraan ini bukan hanya dinikmati oleh kelompok-kelompok tertentu,” tandasnya.