• Oase

Qanaah dan Ikhtiar, Kunci Hidup Berkah

Anggoro Aristo Priambodo | Rabu, 01/07/2026 05:05 WIB
Qanaah dan Ikhtiar, Kunci Hidup Berkah Ilustrasi ikhtiar dan tawakal agar keluarga berkah

Katakini.com - Sikap qanaah atau merasa cukup dengan ketetapan Allah merupakan kekayaan hakiki yang menenteramkan hati setiap mukmin.

Namun, Islam tidak membenarkan sikap pasrah tanpa adanya ikhtiar dan usaha keras untuk mengubah nasib.

Seorang muslim sejati wajib memadukan antara kerja keras di dunia dan ketundukan hati atas segala hasil yang diterima.

Al-Qur`an menegaskan bahwa Allah SWT tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka berusaha mengubahnya sendiri.

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Ra`d: 11)

Bekerja mencari nafkah yang halal dinilai sebagai ibadah mulia yang dapat menggugurkan dosa-dosa tertentu.

Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha dari tangan sendiri.

Di tengah perjuangan mencari rezeki, menjaga kehormatan diri atau iffah menjadi benteng moral yang sangat penting.

Menjaga kehormatan berarti menjauhkan diri dari meminta-minta dan tetap menjaga harga diri di hadapan manusia.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa tangan di atas atau memberi jauh lebih mulia daripada tangan di bawah atau menerima.

Nabi Muhammad SAW juga menegaskan dalam sebuah hadis bahwa kekayaan sejati bukanlah diukur dari banyaknya harta benda.

"Kekayaan itu bukanlah karena banyaknya harta, melainkan kekayaan yang hakiki adalah kekayaan jiwa." (HR. Bukhari dan Muslim)

Formula Bahagia  = Ikhtiar Maksimal + Qanaah Hati + Menjaga Iffah

Orang yang mampu menggabungkan ketiga pilar ini akan menjalani kehidupan dengan penuh martabat dan bebas dari ketamakan.

Mari kita jadikan qanaah, usaha, dan iffah sebagai prinsip utama dalam menjemput rida serta keberkahan dari Allah SWT.