• News

Mendikdasmen Berikan 1.577 IFP untuk Ribuan Sekolah di Sidoarjo

Vaza Diva | Kamis, 16/04/2026 18:10 WIB
Mendikdasmen Berikan 1.577 IFP untuk Ribuan Sekolah di Sidoarjo Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti (Foto: Humas Kemendikdasmen)

SIDOARJO - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti, menilai bahwa peningkatan mutu pendidikan dapat diwujudkan melalui penguatan sarana prasarana serta optimalisasi pemanfaatan teknologi.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat peresmian hasil program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan 32 prasasti di yang bertempat di SMPN 4 Sidoarjo, atas revitalisasi yang mencakup 29 satuan pendidikan serta 3 swadaya masing-masing di SMPN 1, SMP Tamaddun Afkar Sidoarjo, dan SMP PGRI 9 Sidoarjo.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sejalan dengan Astacita, khususnya poin keempat yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, dengan revitalisasi sebagai salah satu langkah utamanya.

“Secara nasional kami telah melaksanakan revitalisasi untuk 16.167 satuan pendidikan dan untuk Kabupaten Sidoarjo, data yang kami peroleh seluruhnya berjumlah 45 satuan pendidikan, dengan total bantuan Rp45.453.873.873.683,” ujar Menteri Mu’ti. Satuan pendidikan yang direvitalisasi di Kabupaten Sidoarjo mencakup 2 PAUD, 24 SD, 3 SMP, 8 SMA, 6 SMK, dan 2 SLB.

Sementara itu, dalam percepatan transformasi digital di satuan pendidikan, Mendikdasmen menyampaikan data penerima perangkat Interactive Flat Panel (IFP) tercatat sebanyak 1.563 satuan pendidikan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi elemen penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Untuk digitalisasi, telah kami distribusikan sebanyak lebih dari 608.000 IFP di seluruh Indonesia, dan untuk Kabupaten Sidoarjo sudah kami distribusikan untuk 1.577 satuan pendidikan,” ujar Mu’ti.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan program berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati, Ibu Wakil Bupati, dan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang telah mendukung kesuksesan program revitalisasi dan digitalisasi yang alhamdulillah telah terlaksana 100 persen. Pada tahun 2026 ini, insyaallah sudah teralokasi untuk lebih dari 11.400 sekian satuan pendidikan, sebagian sudah verifikasi dan validasi, mungkin sudah dalam proses untuk nanti tanda tangan PKS,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di daerahnya.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Sidoarjo melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Program ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mimik menegaskan komitmen Kabupaten Sidoarjo untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran. Besar harapan kami bahwa melalui program ini kita dapat mencetak generasi Sidoarjo yang unggul, berdaya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.