Kapal-kapal tersebut dioperasikan melalui dua fasilitas dermaga, dengan 12 kapal melayani Dermaga MB dan 9 kapal melalui Dermaga LCM.
Sebanyak 25 kapal berkapasitas besar dioperasikan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, termasuk dengan mengerahkan tiga kapal bantuan.
Komposisi antrean kendaraan didominasi truk logistik, disertai bus dan kendaraan pribadi yang terus bergerak menuju area pelabuhan.
Berdasarkan pemantauan pada Senin (30/3/2026) pukul 14.00 WIB, ekor antrean kendaraan tercatat mencapai sekitar 5,8 km
Pada H+6, tercatat pergerakan tertinggi mencapai 15.781 unit kendaraan dan 49.523 penumpang
ASDP terbuka terhadap kritik yang membangun dan akan menjadikan masukan GSJT sebagai pijakan perbaikan sistem.
Pelabuhan Gilimanuk mencatat 1.866 trip dengan rata-rata 233 trip harian selama periode yang sama.
Hingga H+2, arus balik libur Lebaran 2023 di Pelabuhan Ketapang didominasi mobil pribadi.