Seni pertunjukan opera yang memadukan keindahan musik, vokal, drama, dan seni panggung memiliki hari peringatan khusus di tingkat global.
Setiap tanggal 25 Oktober, pencinta kuliner di berbagai belahan dunia bersatu untuk merayakan World Pasta Day atau Hari Pasta Sedunia.
Setiap tanggal 25 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Seniman Internasional atau International Artist Day.
Program ini berlangsung mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.
Setiap tanggal 24 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Informasi Pembangunan Dunia.
Setiap tanggal 24 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Polio Sedunia (World Polio Day).
Setiap tanggal 24 Oktober, bangsa Indonesia merayakan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS).
Setiap tanggal 24 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Dokter Nasional.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa sejarah perempuan Indonesia merupakan bagian utama dari sejarah nasional, bukan catatan pinggir
Setiap tanggal 23 Oktober, masyarakat dunia memperingati Hari Macan Tutul Salju Internasional.
Sejarah membuktikan, santri bukan hanya menuntut ilmu, tetapi juga berjuang membela agama dan negara.
Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 22 Oktober menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia.
Berikut ini sepuluh Pahlawan Nasional Indonesia yang memiliki latar belakang tradisi pesantren dan santri.
Anggota DPR RI Rizki Faisal mendorong pemerintah mengkaji penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.
Peringatan ini diprakarsai secara resmi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Komisi Statistik PBB (UN Statistical Commission).
Sebagai bentuk penghormatan global atas kontribusi tersebut, masyarakat dunia memperingati Hari Koki Internasional setiap tanggal 20 Oktober.
Setiap tanggal 20 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Osteoporosis Sedunia.
Setiap tanggal 19 Oktober, masyarakat global memperingati Hari Kanker Payudara Sedunia.
Tanggal 19 Oktober kembali diperingati sebagai Hari Aksi Kemanusiaan Sedunia.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Rizki Faisal, mendorong pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional.