• Gaya Hidup

Mengapa Peringatan Hari Terapi Fisik Sedunia Setiap 8 September?

Vaza Diva | Selasa, 08/09/2026 18:05 WIB
Mengapa Peringatan Hari Terapi Fisik Sedunia Setiap 8 September? Ilustrasi - Hari Terapi Fisik Sedunia setiap 8 September (Foto: depositphotos)

JAKARTA - Setiap tanggal 8 September, komunitas medis global memperingati Hari Terapi Fisik Sedunia (World Physical Therapy Day).

Momentum ini diselenggarakan untuk memberikan apresiasi atas kontribusi krusial para fisioterapis dalam menjaga kesehatan, membantu pemulihan mobilitas tubuh, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh penjuru dunia.

Awal mula penetapan tanggal ini berkaitan erat dengan sejarah berdirinya organisasi profesi fisioterapi tingkat global.

Pada 8 September 1951, World Confederation for Physical Therapy (WCPT), yang kini dikenal sebagai World Physiotherapy resmi didirikan di Copenhagen, Denmark.

Organisasi nirlaba ini dibentuk untuk menyatukan asosiasi-asosiasi fisioterapi dari berbagai negara demi memajukan standar praktik medis dan pemulihan fisik secara global.

Beberapa dekade kemudian, tepatnya pada tahun 1996, WCPT secara resmi menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Terapi Fisik Sedunia.

Pemilihan tanggal tersebut bertujuan memperingati hari pembentukan organisasi induk mereka sekaligus menjadi sarana kampanye global untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik dan perawatan fisioterapi dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan tahunan ini diisi dengan fokus tema kesehatan yang berbeda-beda, mulai dari penanganan nyeri punggung, pemulihan pasca-cedera, hingga pencegahan penyakit kronis melalui latihan fisik yang tepat.

Melalui momen ini, berbagai lembaga kesehatan dunia terus mendorong kesadaran publik bahwa layanan fisioterapi bukan hanya diperuntukkan bagi atlet atau pasien pasca-operasi, melainkan juga penting bagi siapa saja yang ingin mempertahankan mobilitas tubuh secara optimal seiring bertambahnya usia.