Para demonstran menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Israel di Bangkok untuk menuntut pengawasan yang lebih ketat terhadap kepemilikan properti oleh warga negara asing.
Ribuan orang berunjuk rasa di ibu kota Slovenia, Ljubljana, memprotes pembukaan kedutaan besar Israel yang pertama di negara Uni Eropa tersebut.
Eskalasi konflik di Timur Tengah kian membara memasuki pekan pertama perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Mantan PM Kabur ke Kedubes, Peru Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Meksiko
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan sebanyak 1.898 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal unjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS).
Kedutaan Besar Australia di Indonesia Menggelar perayaan alumni Australia Gig on the Green 2025 di Jakarta pada Sabtu 27 September 2025.
Penembakan Staf Kedubes di AS; Israel Tuduh Eropa Jadi Penghasut
Netanyahu Hubungkan Penembakan di AS dengan Sikap Antisemit atas Gaza
Usai Serangan Washington, Warga Israel Merasa Dikepung antisemitisme Global
Tersangka Penembakan Staf Kedubes Israel Terkait Kelompok antiperang
Dua Staf Kedutaan Israel Ditembak Mati di Washington, Satu Tersangka Ditahan
Kanada dan Indonesia menghadapi masalah yang sama terkait perubahan iklim.
AS Tutup Kedutaan Besar di Kyiv karena Berpotensi Terkena Serangan Udara
Polisi Hong Kong Tangkap Seorang Pria karena Membuat Grafiti anti-AS di Konsulat
Rusia juga tengah bersiap menyambut kunjungan sejumlah pemuka agama Indonesia ke Moskow dan Kazan yang menjadi ibu kota Tatarstan sekaligus salah satu kota terbesar di Rusia dengan mayoritas penduduk beragama Islam.
Di Latakia, Tim MER-C mendatangi Rumah Sakit Nasional Pemerintah Latakia, yaitu RS Hamzah Alinoval yang menanggani pasien korban gempa dan konflik di Latakia, Suriah.
HNW: Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris, Imperialisme HAM
Setelah Tiga Bulan, AS Buka Kembali Kedubesnya di Ukraina
Rakyat Indonesia, keadaan saat ini sungguh berat dan menyakitkan bagi kami. Oleh karena itu, kami menunggu dukungan Anda. Kami berharap dapat mendengar suara Anda yang lantang dan berani dalam membela kami, kata pernyataan itu.
Tony-Lee Thulsie dan Brandon-Lee Thulsie, dijatuhi hukuman penjara masing-masing 11 dan delapan tahun.