Pemerintah RI menegaskan komitmennya menjaga APBN Tahun Anggaran 2027 tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan
Program bantuan untuk masyarakat dari Presiden memiliki dasar hukum yang jelas dalam sistem keuangan negara.
Angka pertumbuhan ekonomi kita memang baik dan layak diapresiasi. Tetapi pertanyaan pentingnya adalah: apakah pertumbuhan itu sudah benar-benar dirasakan rakyat kecil?
Pesiden Prabowo Subianto menargetkan angka defisit RAPBN Tahun 2027 di bawah 3 persen terhadap PDB, maksimal 2,40 persen.
Hendaknya janganlah kita terlalu kagum kepada bangsa-bangsa yang kayanya dari merampas kekayaan bangsa-bangsa lain.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan terkait pertumbuhan ekonomi sebesar 35 persen selama tujuh tahun, namun tingkat kemiskinan meningkat.
Dengan kesadaran itu, APBN kita susun sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar kita.
Saat ini struktur APBN Indonesia masih terjaga di devisit 2,9, artinya di sini sebelum Pak JK memberikan pernyataan tentunya harus melihat struktur dari pada anggaran itu
Wakil Ketua MPR, sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya penguatan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial dalam menghadapi dinamika global
Harga minyak mentah dunia bisa menyentuh USD 200 per barel, apabila jalur distribusi energi semua terganggu
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan peran pemerintah daerah di tengah tekanan terhadap APBN akibat kenaikan harga minyak dunia
Eddy Soeparno menyampaikan apresiasi kepada Menkeu dan di saat yang sama juga mewanti-wanti bahwa APBN kuat bukan berarti bahwa Indonesia akan lolos dari krisis energi
Pemerintah diminta agar tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah lonjakan harga minyak dunia
Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno optimistis bahwa pemerintah mampu mengatasi potensi pelebaran defisit APBN 2026 akibat gejolak ekonomi global
DPR RI akan memastikan bahwa kemampuan fiskal APBN Tahun Anggaran 2026 tetap dapat menjaga dan mempertahankan derajat kehidupan rakyat
Realisasi itu lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pembiayaan utang pada Januari tahun lalu, yang senilai Rp153,33 triliun
Hingga Januari 2026, penerimaan negara tercatat Rp 172,7 triliun, dengan setoran pajak mencapai Rp 116,2 triliun
Berdasarkan data realisasi per 31 Januari 2026, kinerja pendapatan dan belanja negara menunjukkan dinamika