Kemarahan Xavi Usai Ditaklukan Real Madrid 4-1 di Final Copa Del Rey

| Senin, 15/01/2024 16:45 WIB


Kemarahan Xavi Usai Ditaklukan Real Madrid 4-1 di Final Copa Del Rey Pelatih Barcelona Xavi Hernandez

JAKARTA - Pelatih Barcelona Xavi Hernandez mengakui rasa kecewanya usai ditelanjangi Real Madrid dengan skor 4-1 di partai final Copa del Rey pada, Senin (15/1) dini hari tadi.

Ia amat geram dengan performa skuadnya di final Piala Super Spanyol. Menurutnya kekalahan dari Real Madrid kali ini memalukan.

"Kekecewaan, kesedihan melintas di kepala saya... Ini sepakbola dan itu sangat menyentuh hati kami. Kami terkejut," kata Xavi, dilansir dari Marca.

Legenda Barcelona tersebut mengakui pertandingan tersebut merupakan yang terburuk. Anak asuhnya tidak bisa mengimbangi permainan Real Madrid sejak awal babak pertama.

Baca juga :
Suhu Global Memanas, PBB Desak Percepatan Aksi Iklim

"Kami menjalani pertandingan terburuk. Kami punya opsi untuk mengurangi permainan, namun skor 3-1 membuat keadaan menjadi buruk bagi kami. Real Madrid sekali lagi telah menyakiti kami dengan serangan balik dan transisinya," dia menambahkan.

Baca juga :
BMKG Prakirakan Jakarta Hujan pada Kamis Sore hingga Malam

Usai pertandingan, Xavi pun meminta maaf kepada para penggemar yang merasa kecewa atas penampilan di final dini hari tadi. Ia pun berjanji akan membawa Barcelona bangkit di Liga Champions dan LaLiga.

"Mohon maaf kepada para penggemar. Kami telah memberikan wajah terburuk. Kami harus pulih. Saya telah mengalami banyak kekalahan dan kami telah pulih. Barca akan kembali, bakal bangkit," Xavi Hernandez menuturkan.

Baca juga :
Waka MPR Dorong Pola Pendampingan Tepat untuk Karakter Anak Bangsa

Diketahui, final Piala Super Spanyol menyajikan El Clasico Real Madrid vs Barcelona. Duel berlangsung di Al Awwal Stadium, Riyadh.

Real Madrid langsung unggul 3-1 di babak pertama. Vinicius Junior jadi bintang dengan mencetak hat-trick, sementara Barca membalas via gol Robert Lewandowski.

Los Blancos menambah gol di babak kedua melalui Rodrygo. Barcelona harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-71 gegara kartu merah Ronald Araujo.

Skor 4-1 untuk Real Madrid bertahan hingga pluit panjang berakhir. Los Merengues pun jadi kampiun Piala Super Spanyol.

Ini menjadi gelar Piala Super Spanyol ke-13 Real Madrid sepanjang sejarah. Pasukan Carlo Ancelotti berhasil membalaskan dendam kekalahan di ajang yang sama dari Barcelona musim lalu.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Xavi Henandez Barcelona Real Madrid