BEI: Dana Penerbitan Surat Uang Capai Rp108 Triliun

Budi Wiryawan | Senin, 30/10/2023 17:05 WIB


Hingga 27 Oktober, telah diterbitkan 97 emisi dari 56 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp108,9 triliun Bursa Efek Indonesia. (Foto: pasardana.id)

JAKARTA - Hingga pekan terakhir Oktober 2023, Otoritas Pasar Modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencatat dana penerbitan surat utang capai Rp108,9 triliun.

Angka ini meningkat 3,58% dari pekan sebelumnya seiring peningkatan jumlah perusahaan tercatat yang memilih pendanaan melalui penerbitan efek bersifat utang (obligasi) atau sukuk (EBUS).

"Hingga 27 Oktober, telah diterbitkan 97 emisi dari 56 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp108,9 triliun," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Senin (30/10/2023).

Pencatatan surat utang diperkirakan akan bertambah. Pasalnya, masih terdapat 10 penerbit EBUS yang masuk antrean penerbitan atau pipeline.

Baca juga :
Berbagi di Masjid atau di Jalan, Mana yang Lebih Utama?

Jumlah tersebut mencakup 13 emisi yang tersebar di berbagai sektor perusahaan tercatat. Sebagian besar atau sebanyak 5 korporasi bersal dari sektor keuangan.

Baca juga :
Tolak Tawaran Klub Saudi, Bruno Fernandes Pilih Bertahan di MU

Selanjutnya 2 datang dari energi, dan 1 masing-masing mewakili sektor properti-real estate, konsumer nonsiklikal, dan bahan baku atau basic materials.

Baca juga :
Tuchel Sebut Inggris Sangat Butuh Bukayo Saka
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BEI Surat Utang