Malaysia Bakal Wajibkan Google dan Meta Bayar Outlet Berita atas Kontennya

Yati Maulana | Selasa, 05/09/2023 18:05 WIB


Malaysia Bakal Wajibkan Google dan Meta Bayar Outlet Berita atas Kontennya

JAKARTA - Malaysia mengatakan pada hari Selasa, 5 September 2023 bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan peraturan yang akan membuat raksasa internet Google milik Alphabet Inc (GOOGL.O) dan Meta Platforms (META.O) induk Facebook memberikan kompensasi kepada outlet berita untuk konten yang bersumber dari mereka.

Malaysia sedang berdiskusi dengan Google, Meta, dan platform online besar lainnya mengenai kerangka peraturan, kata Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan dengan pejabat dari kedua perusahaan.

Peraturan yang diusulkan akan serupa dengan peraturan di Australia, yang pada tahun 2021 mewajibkan Google dan Meta untuk memberikan kompensasi kepada outlet media atas konten yang menghasilkan klik dan dolar iklan, kata MCMC.

MCMC juga mempertimbangkan peraturan serupa dengan RUU C-11 Kanada, yang bertujuan untuk mengatur platform streaming dan mengharuskan mereka mendukung konten Kanada.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

Dikatakan bahwa peraturan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi “ketidakseimbangan” pendapatan platform digital dan media lokal, dan untuk memastikan “kompensasi yang adil bagi pembuat konten berita.”

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

MCMC mengatakan pihaknya juga sedang berdiskusi dengan platform media sosial untuk mengatasi dampak buruk online seperti materi pelecehan seksual terhadap anak, perjudian online, dan penipuan keuangan.

Malaysia telah meningkatkan pengawasan terhadap konten online di bawah Perdana Menteri Anwar Ibrahim, yang mulai berkuasa pada bulan November.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina

Awal tahun ini, Malaysia mengatakan akan mengambil tindakan hukum terhadap Meta karena gagal mengambil tindakan terhadap konten berbahaya di platform Facebook-nya, namun kemudian membatalkan rencana tersebut setelah melakukan pertemuan dengan perusahaan tersebut.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Malaysia Google Meta Bayar Konten