Kejahatan Dunia Maya Rugikan Jerman Sebesar 206 Miliar Euro Tahun 2023

| Sabtu, 02/09/2023 15:03 WIB


Kejahatan Dunia Maya Rugikan Jerman Sebesar 206 Miliar Euro Tahun 2023 Ilustrasi peretasan oleh seorang pria yang dibuat pada 13 Mei 2017. Foto: Reuters

JAKARTA - Pencurian peralatan dan data TI, serta spionase dan sabotase digital dan industri, merugikan Jerman sebesar 206 miliar euro ($223,55 miliar) pada tahun 2023, kata asosiasi digital Jerman, Bitkom, pada Jumat, 1 September 2023.

Kerugiannya akan melampaui angka 200 miliar euro untuk tahun ketiga berturut-turut pada tahun ini, menurut survei Bitkom terhadap lebih dari 1.000 perusahaan.

“Perekonomian Jerman adalah target yang sangat menarik bagi para penjahat dan negara-negara yang bermusuhan. Batasan antara kejahatan terorganisir dan aktor yang dikendalikan negara menjadi kabur,” kata Presiden Bitkom Ralf Wintergerst pada hari Jumat.

Rusia dan Tiongkok adalah pusat penting serangan-serangan ini, tambahnya dalam konferensi pers untuk menyajikan survei tersebut.

Baca juga :
Obat Terbatas, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran

Sekitar tiga perempat perusahaan yang disurvei mengalami serangan digital dalam 12 bulan terakhir, turun dari 84% perusahaan pada tahun sebelumnya.

Baca juga :
Sejak Genosida 2023 Lalu, Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang

“Sedikit penurunan jumlah perusahaan merupakan tanda positif dan menunjukkan bahwa tindakan perlindungan mulai memberikan dampak,” kata Wintergerst.

Untuk pertama kalinya, lebih dari separuh perusahaan merasa keberadaannya terancam oleh serangan siber. Setahun yang lalu angka tersebut mencapai 45%, dan dua tahun lalu mencapai 9%, menurut survei.

Baca juga :
Begini Urutan Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kejahatan Dunia Maya Jerman Rugi