KSOP Labuan Bajo Terbitkan Informasi Peningkatan Keselamatan Pelayaran

yahya | Kamis, 31/08/2023 22:27 WIB


Berdasarkan informasi yang diumumkan secara luas tersebut potensi terjadinya kecelakaan kapal antara lain berupa kandas akibat karang dan gosong, putaran arus laut yang kuat dan cuaca yang berubah tiba-tiba dapat diantisipasi lebih cepat. Kepala Kantor Kesyahahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto memeriksa kelaiklautan kapal. Foto: hubla/katakini

LABUAN BAJO - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbitkan informasi peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran serta pengawasan kelaiklautan kapal di wilayah Perairan Labuan  Bajo.

“Kami menyepakati untuk menginformasikan wilayah potensi kecelakaan kapal di perairan Labuan Bajo dengan tujuan untuk meningkatkan pengawasan kelaiklautan kapal dan meminimalisir kecelakaan kapal di wilayah perairan Labuan Bajo,” kata Kepala Kantor Kesyahahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, Kamis (31/8/2023).

Stephanus mengatakan,  informasi tentang peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran ini diterbitkan setelah dilakukan evaluasi bersama antara Tim KSOP Kelas III Labuan Bajo bersama Asosiasi dan para Nakhoda kapal-kapal yang beroperasi di wilayah Perairan Labuan Bajo mengingat masih sering terjadinya kecelakaan kapal di  Perairan Labuan Bajo.

Berdasarkan informasi yang diumumkan secara luas tersebut potensi terjadinya kecelakaan kapal antara lain berupa kandas akibat karang dan gosong, putaran arus laut yang kuat dan cuaca yang berubah tiba-tiba dapat diantisipasi lebih cepat.

Baca juga :
Suhu Global Memanas, PBB Desak Percepatan Aksi Iklim

“Beberapa wilayah yang berpotesi terjadi kecelakaan tersebut adalah:  Perairan Pulau Kelor  dan Perairan Batu Tiga berpotensi  terjadi arus pasang-surut kuat, Selat Molo terjadi arus kuat,  Perairan Pulau Padar, Perairan Pulau Luwu, Perairan Pulau Kerangga, Perairan Pulau Mauwang, Perairan Pulau Kerangga, Perairan Pulau Tatawa, Peraiarn Pulau Siaba Kecil yang berpotensi  terjadi arus gelombang  dan angin kuat, dan Perairan Loho Kima terjadi pertemuan arus, angin kuat dan karang timbul,” kata Stephanus.

Baca juga :
BMKG Prakirakan Jakarta Hujan pada Kamis Sore hingga Malam

“Kami berharap agar semua pihak terkait baik petugas di lapangan maupun para Pemilik, Operator, maupun Nakhoda Kapal dapat memperhatikan dan melaksanakan pengumuman ini agar tercipta keselamatan dan keamanan pelayaran di Perairan Labuan Bajo,” imbuhnya.

Baca juga :
Waka MPR Dorong Pola Pendampingan Tepat untuk Karakter Anak Bangsa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
KSOP Labuan Bajo Keselamata pelayaran Hubla