Tidak Terkendali, Kebakaran di Tenerife Spanyol Hanguskan 1.800 Hektar Hutan

Yati Maulana | Kamis, 17/08/2023 18:05 WIB


Tidak Terkendali, Kebakaran di Tenerife Spanyol Hanguskan 1.800 Hektar Hutan Api dan asap mengepul saat api membakar di pulau Canary Tenerife, Spanyol, 16 Agustus 2023. Foto: via Reuters

JAKARTA - Kebakaran hutan yang terjadi di taman nasional pegunungan di pulau Tenerife Spanyol pada Rabu menyebar ke 1.800 hektar (4.450 hektar) dalam 24 jam saat petugas pemadam kebakaran berjuang untuk menahan kobaran api di tengah kondisi medan yang sulit.

Perimeter api meluas hingga 22 kilometer (14 mil) melintasi hutan kering yang menutupi kedua sisi jurang curam di dekat gunung berapi Gunung Teide - puncak tertinggi Spanyol - menghambat akses ke daerah tersebut.

"Api di luar kendali, prospeknya tidak positif," kata pemimpin kawasan itu, Fernando Clavijo, dalam konferensi pers malam di ibu kota Tenerife, Santa Cruz.

"Tujuan kami malam ini adalah defensif, agar api tidak terus berlanjut. Kami akan melakukan operasi untuk melindungi harta benda warga," tambahnya.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Pihak berwenang mengerahkan 14 pesawat dan gabungan 250 petugas pemadam kebakaran dan personel militer. Sebuah pesawat amfibi tiba pada Rabu sore dari daratan dan dua lainnya diharapkan pada Kamis pagi.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Vicky Palma, penasihat kebakaran untuk dewan Tenerife, mengatakan kepada Canarias Radio bahwa perkiraan penurunan suhu pada malam hari menjadi sekitar 20 derajat Celcius (68 Fahrenheit) kemungkinan akan meningkatkan kekuatan angin di daerah tersebut.

Kepala layanan darurat pulau itu Pedro Martinez mengatakan: "Kami tidak mengesampingkan bahwa besok kami akan melihat lagi aktivitas kebakaran hebat".

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Rosa Davila, kepala dewan Tenerife, mengatakan semua akses ke pegunungan di pulau itu, termasuk Gunung Teide yang menjadi favorit turis, telah ditutup. “Hal ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Radio Canarias mengatakan sejauh ini sekitar 150 orang telah dievakuasi dari setengah lusin desa di daerah berpenduduk jarang di timur laut pulau itu, yang sebagian besar terdiri dari pertanian dan rumah liburan.

Sebuah tempat penampungan anjing mengatakan telah mengevakuasi beberapa anjing yang paling rentan dan mereka yang memiliki masalah pernapasan secara preventif sehingga mereka tidak terpengaruh oleh asap.

Dua bandara Tenerife beroperasi normal, penyiar publik menambahkan, mengutip operator bandara Spanyol Aena.

Pekan lalu, gelombang panas di Kepulauan Canary membuat banyak daerah kering, meningkatkan risiko kebakaran hutan.

Musim panas ini, petugas pemadam kebakaran telah memadamkan serangkaian kebakaran hutan di pulau Gran Canaria dan La Palma, yang merupakan bagian dari kepulauan Kepulauan Canary.

Eropa sedang berjuang melawan efek suhu panas yang mencapai tingkat mengkhawatirkan secara global, yang diperburuk oleh perubahan iklim.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kebakaran Hutan Spanyol Tidak Terkendali