AS akan Minta Tanggung Jawab Junta Niger atas Keselamatan Pemimpin yang Ditahan

Yati Maulana | Minggu, 13/08/2023 09:01 WIB


AS akan Minta Tanggung Jawab Junta Niger atas Keselamatan Pemimpin yang Ditahan Presiden Niger Mohamed Bazoum selama KTT Pemimpin AS-Afrika 2022 di Washington, AS, 13 Desember 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Amerika Serikat akan meminta pertanggungjawaban junta yang mengambil kekuasaan di Niger atas keselamatan Presiden yang terpilih secara demokratis Mohamed Bazoum, keluarganya, dan anggota pemerintah yang ditahan, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Kamis, 10 Agustus 2023.

"Amerika Serikat bergabung dengan Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) menyerukan pemulihan tatanan konstitusional di Niger," kata Blinken dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri AS.

Amerika Serikat baru-baru ini menghentikan program bantuan asing tertentu untuk Niger setelah junta militer menggulingkan presiden yang terpilih secara demokratis.

Blok regional Afrika Barat pada hari Kamis memerintahkan pengaktifan pasukan siaga untuk kemungkinan digunakan melawan junta yang mengambil alih kekuasaan di Niger pada bulan Juli, dengan mengatakan menginginkan pemulihan demokrasi secara damai tetapi semua opsi termasuk kekuatan ada di atas meja.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

"Amerika Serikat menghargai tekad ECOWAS untuk mengeksplorasi semua opsi untuk penyelesaian krisis secara damai," kata Blinken.

Baca juga :
Berbagai Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Catat

Ancaman invasi, meskipun tidak spesifik, meningkatkan ketegangan di dalam dan sekitar Niger, penghasil uranium yang hingga kudeta merupakan sekutu penting Barat dalam perang melawan pemberontak Islam yang menghancurkan wilayah Sahel.

Junta, yang merebut kekuasaan pada 26 Juli, telah melanggar tenggat waktu 6 Agustus untuk mundur yang ditetapkan oleh ECOWAS, malah menutup wilayah udara Niger dan bersumpah untuk mempertahankan negara dari serangan asing.

Baca juga :
Peringatan Hari Hansip Nasional Setiap Tanggal 19 April, Ini Sejarahnya

Blok tersebut berjanji untuk memberlakukan sanksi, larangan bepergian, dan pembekuan aset bagi mereka yang mencegah kembalinya kekuasaan Bazoum.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tentara Niger Copot Presiden Barat Mengutuk