PBB: Air untuk Pendinginan Jadi Prioritas di Pembangkit Nuklir Ukraina

Yati Maulana | Sabtu, 17/06/2023 02:02 WIB


PBB: Air untuk Pendinginan Jadi Prioritas di Pembangkit Nuklir Ukraina Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi saat perjalanannya ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia, Ukraina, 15 Juni 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Kepala badan energi atom PBB mengatakan pada hari Kamis bahwa memastikan air untuk pendinginan adalah prioritas kunjungannya ke pembangkit nuklir Zaporizhzhia yang dikendalikan Rusia di Ukraina. Dia menambahkan bahwa stasiun tersebut dapat beroperasi dengan aman untuk "beberapa waktu". ".

Rafael Grossi dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sedang memeriksa keadaan pembangkit nuklir terbesar di Eropa setelah pelanggaran minggu lalu di hilir bendungan Kakhovka di Sungai Dnipro.

"Yang penting untuk keamanan pabrik ini adalah air yang Anda lihat di belakang saya tetap pada level itu," kata Grossi dalam dua tweet yang dikeluarkan dari dekat stasiun, termasuk di sebelah kolam yang memasok air untuk pendinginan.

"Dengan air yang ada di sini pabrik dapat tetap aman untuk beberapa waktu. Pabrik akan bekerja untuk mengisi kembali air sehingga fungsi keselamatan dapat berjalan normal."

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Grossi mengatakan kunjungan itu, yang ketiga ke pabrik di Ukraina selatan sejak pasukan Rusia mendudukinya pada hari-hari pertama invasi Februari 2022, telah mengumpulkan "sejumlah informasi yang bagus untuk penilaian".

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Rusia dan Ukraina telah berulang kali menuduh satu sama lain melakukan penembakan di dekat pabrik, yang membahayakan keamanan operasinya. Enam reaktor stasiun sekarang dimatikan.

Seorang juru bicara IAEA mengatakan bahwa tembakan sempat menghentikan konvoi Grossi saat kembali ke wilayah yang dikuasai Ukraina setelah kunjungan tersebut, tetapi delegasi tersebut tidak berada dalam bahaya langsung.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Seorang pejabat industri energi Rusia sebelumnya dikutip oleh kantor berita Tass menuduh Ukraina melepaskan tembakan ke arah konvoi tersebut.

Sebelumnya pada hari itu, Grossi mengatakan tidak realistis mengharapkan Moskow dan Kyiv menandatangani dokumen tentang keamanan situs sementara pertempuran berkecamuk di dekatnya.

Reservoir Kakhovka biasanya digunakan untuk mengisi ulang kolam pendingin yang berdekatan dengan pabrik, tetapi tidak dapat dilakukan sekarang karena permukaan airnya menurun setelah kebocoran, kata para pejabat.

Sebaliknya, kolam yang dipisahkan dari reservoir dapat diisi ulang menggunakan sumur bawah tanah yang dalam, kata mereka.

Grossi sebelumnya dikutip oleh kantor berita Rusia mengatakan situasi di lokasi itu "serius" tetapi tingkat air pendinginnya cukup.

Dia juga mengatakan bahwa inspektur IAEA akan tetap berada di lokasi.

"Kami memiliki kesepakatan politik yang dirumuskan di Dewan Keamanan (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Mencapai kesepakatan tertulis tidak akan realistis pada tahap ini karena, seperti yang kita ketahui, tidak ada negosiasi perdamaian atau gencatan senjata antara pihak-pihak tersebut," TASS mengutip Grossi sebagai pepatah.

Perjalanan Grossi ditunda sehari karena alasan keamanan di tengah pertempuran sengit.

Pasukan Rusia merebut pembangkit nuklir dan bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka tak lama setelah Presiden Vladimir Putin mengirim mereka ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Grossi telah berulang kali menyerukan diakhirinya pertempuran di sekitar fasilitas untuk menghindari kecelakaan bencana.

Saluran listrik telah berulang kali terputus. Ada generator diesel di pabrik, yang juga memiliki sumber air alternatif.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bendungan Jebol Pembangkit Nuklir Ukraina Krimea