Pengawas Nuklir PBB Perlu Akses untuk Periksa Ketinggian Air Pembangkit Ukraina

Yati Maulana | Senin, 12/06/2023 12:02 WIB


Pengawas Nuklir PBB Perlu Akses untuk Periksa Ketinggian Air Pembangkit Ukraina Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia dilihat dari tepi waduk ekat kota Nikopol setelah bendungan Nova Kakhovka jebol, di Ukraina 9 Juni 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Pengawas atom PBB mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka memerlukan akses yang lebih luas di sekitar pembangkit nuklir Zaporizhzhia untuk memeriksa "perbedaan yang signifikan" dalam data ketinggian air di bendungan Kakhovka yang jebol, yang digunakan untuk mendinginkan reaktor pembangkit.

Kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi, yang akan mengunjungi pabrik minggu ini, mengatakan bahwa pengukuran yang diterima badan tersebut dari saluran masuk pabrik menunjukkan bahwa ketinggian air bendungan stabil selama sekitar satu hari selama akhir pekan.

"Namun, ketinggian dilaporkan terus menurun di tempat lain di reservoir besar, menyebabkan kemungkinan perbedaan sekitar dua meter," kata Grossi dalam sebuah pernyataan.

"Ketinggian permukaan air adalah parameter kunci untuk pengoperasian pompa air yang berkelanjutan."

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Penghancuran bendungan pembangkit listrik tenaga air Kakhovka di Ukraina selatan pekan lalu telah membanjiri kota-kota di hilir dan memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Bendungan PLTA Kakhovka dan pembangkit nuklir Zaporizhzhia telah diduduki oleh Rusia sejak awal invasi pada Februari 2022.

Air dari reservoir digunakan untuk mendinginkan enam fasilitas reaktor dan penyimpanan bahan bakar bekas, kata IAEA.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Ada kemungkinan perbedaan dalam tingkat yang diukur ini disebabkan oleh badan air yang terisolasi yang terpisah dari badan reservoir yang lebih besar," kata Gross dalam pernyataannya. "Tapi kita hanya akan tahu kapan kita mendapatkan akses ke pembangkit listrik tenaga panas."

Grossi mengatakan pembangkit listrik tenaga panas "memainkan peran kunci untuk keselamatan dan keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir yang berjarak beberapa kilometer," sehingga diperlukan akses dan penilaian independen.

Badan tersebut telah mengatakan sebelumnya bahwa pabrik Zaporizhzhia dapat jatuh kembali ke sumber air lain ketika air waduk tidak lagi tersedia, termasuk kolam pendingin besar di atas waduk dengan air selama beberapa bulan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bendungan Jebol Pembangkit Nuklir Ukraina Krimea