Ekuador Kerahkan Tentara Melawan Penambang Ilegal di Wilayah Amazon

Yati Maulana | Selasa, 09/05/2023 20:02 WIB


Ekuador Kerahkan Tentara Melawan Penambang Ilegal di Wilayah Amazon Anggota komunitas penjaga membuat rencana setelah berpatroli di tepi Sungai Aguarico di Amazon Ekuador. Foto: Reuters

JAKARTA - Pemerintah Ekuador mengerahkan tentara dan polisi di sembilan provinsi untuk memerangi penambangan ilegal, kata para pejabat pada Senin, dalam upaya untuk membasmi tambang ilegal yang sebagian besar menargetkan deposit emas dan tembaga.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah sekitar 1.000 pasukan keamanan menghancurkan mesin dalam penggerebekan terhadap penambang ilegal di provinsi Napo dan Orellana di Amazon timur.

Awal tahun ini, Presiden Guillermo Lasso menyatakan penambangan ilegal sebagai ancaman keamanan nasional, menghubungkan praktik tersebut dengan kejahatan terorganisir, termasuk pencucian uang dan perdagangan senjata dan bahan bakar.

"Kepada anggota kejahatan terorganisir yang bersikeras melakukan kegiatan ini, dengarlah pesan ini dengan jelas: Kami datang dengan segalanya," kata Menteri Dalam Negeri Juan Zapata dalam konferensi pers di ibu kota Quito.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Penambangan ilegal hadir di 21 dari 24 provinsi Ekuador, kata Zapata, tetapi rencana yang diumumkan pada Senin menargetkan zona konflik utama di wilayah Amazon yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk kawasan lindung, serta kawasan yang menjadi rumah bagi logam mulia dan logam dasar.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Operasi terbaru bertujuan untuk menghancurkan lebih lanjut mesin, menyita senjata dan menangkap mereka yang terlibat, menurut Zapata.

Akhir pekan lalu di Napo dan Orellana, pasukan keamanan melaporkan dampak nyata dari aktivitas melanggar hukum terhadap keanekaragaman hayati lokal dan sungai, serta adanya bahan bakar di air, kata Menteri Lingkungan Jose Davalos kepada wartawan.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Sepanjang tahun ini, penggerebekan yang disahkan oleh pihak berwenang di tambang ilegal telah mendokumentasikan penyitaan alat berat dan bahkan sebuah helikopter.

Pemerintah belum memberikan angka tentang peningkatan penambangan liar, maupun jumlah hektar (hektar) yang terkena dampak di daerah yang paling terkena dampak, tetapi menggambarkannya sebagai kegiatan yang berkembang.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ekuador Penambang Ilegal Kerahkan Tentara