Inggris Perkirakan sekitar 56.000 Imigran Tiba dengan Perahu Kecil Tahun Ini

Yati Maulana | Kamis, 20/04/2023 16:04 WIB


Inggris Perkirakan sekitar 56.000 Imigran Tiba dengan Perahu Kecil Tahun Ini Migran dikawal ke pelabuhan Dover, setelah diselamatkan saat mencoba menyeberangi Selat Inggris, di Dover, Inggris, 24 Agustus 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Inggris mengantisipasi bahwa 56.000 migran akan menyeberangi Selat dengan perahu kecil ke pantainya tahun ini, menurut dokumen pengadilan, yang berarti perlu menampung sebanyak 140.000 pencari suaka.

Perdana Menteri Rishi Sunak telah menjadikan penghentian kedatangan kapal sebagai salah satu dari lima prioritasnya setelah jumlah migran yang tiba di pantai selatan Inggris melonjak ke tingkat rekor pada tahun 2022 lebih dari 45.000, naik 500% dalam dua tahun terakhir.

Sudah tahun ini, lebih dari 5.000 orang telah tiba di Inggris melintasi Selat.

Dalam dokumen pengadilan yang diajukan sebagai bagian dari kasus yang diajukan ke Pengadilan Tinggi London pada hari Rabu, pemerintah mengatakan pada Maret diperkirakan menampung lebih dari 109.000 pencari suaka, dengan 48.000 di hotel dengan biaya 6,2 juta pound ( $7,7 juta) per hari.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

“Secara signifikan, jumlah yang membutuhkan dukungan diperkirakan akan terus bertambah: Rencana operasional Kantor Dalam Negeri didasarkan pada skenario hingga 56.000 kedatangan kapal kecil pada tahun 2023,” kata dokumen tersebut. "Itu akan membuat populasi yang didukung menjadi antara 120.000 dan 140.000."

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Kemarahan atas imigrasi telah menjadi masalah besar dalam politik Inggris, dan pada bulan Maret, pemerintah Konservatif Sunak mengumumkan undang-undang baru yang akan melarang siapa pun yang tiba dengan perahu kecil untuk meminta suaka dan melihat mereka dideportasi kembali ke tanah air mereka atau negara ketiga yang aman.

Tahun lalu, Inggris menyetujui kesepakatan untuk mengirim puluhan ribu migran lebih dari 4.000 mil (6.400 km) ke Rwanda, tetapi sejauh ini belum ada yang dideportasi sementara pengadilan memutuskan apakah kebijakan itu sah menurut hukum.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Sementara itu, pemerintah sedang memeriksa menggunakan pangkalan militer atau tongkang besar untuk menampung pencari suaka, tetapi hal itu telah memicu kemarahan dari beberapa dewan yang dikelola Konservatif atas rencana untuk menampung migran di tempat yang tidak digunakan di daerah mereka.

Salah satunya, Braintree Council yang mencakup area di timur laut London, sedang mencari perintah di Pengadilan Tinggi pada hari Rabu untuk mencegah pemerintah menggunakan pangkalan udara untuk tujuan ini.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Migran Inggris Perahu Kecil PM Sunak