FBI Selidiki Peretasan Jaringan Komputernya Sendiri

| Sabtu, 18/02/2023 22:30 WIB


FBI Selidiki Peretasan Jaringan Komputernya Sendiri Logo FBI tergambar di baju seorang agen di wilayah Manhattan di New York City, New York, AS, 19 Oktober 2021. Foto: Reuters

JAKARTA - FBI sedang menyelidiki peretasan jaringan komputernya, dalam insiden terisolasi yang sekarang dapat diatasi, kata badan itu pada Jumat.

"FBI mengetahui insiden tersebut dan sedang bekerja untuk mendapatkan informasi tambahan," kata agensi tersebut dalam pernyataan email kepada Reuters, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

CNN, yang pertama kali melaporkan insiden tersebut dengan mengutip orang-orang yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut, mengatakan pejabat FBI yakin itu melibatkan komputer di kantornya di New York yang digunakan untuk menyelidiki eksploitasi seksual anak.

Tidak segera jelas kapan insiden itu terjadi. Satu sumber mengatakan kepada CNN asal usul peretasan itu masih diselidiki.

Baca juga :
Update Haji 2026: 76.829 Jemaah dan Petugas Haji Telah Kembali ke Tanah Air

Pelanggaran FBI adalah yang terbaru dari serangkaian insiden peretasan pemerintah AS yang terkenal selama dekade terakhir. Pada akhir tahun 2020, para pejabat menemukan operasi spionase dunia maya yang meluas di berbagai jaringan federal oleh peretas yang terkait dengan intelijen Rusia.

Baca juga :
Wamenko Pangan Soroti Rendahnya Konsumsi Susu Masyarakat Indonesia

Pada 2015, Kantor Manajemen Personalia (OPM) mengumumkannya juga telah diretas dan catatan pegawai federal dicuri. Pelanggaran OPM kemudian dikaitkan dengan peretas China.

Baca juga :
Zulhas Sebut Swasembada Pangan Prabowo Sejalan dengan Teologi Al-Maun
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Peretasan Jaringan Komputer FBI Amerika