Musk Bakal Bersikap saat Bersaksi di Persidangan Tesla Mengenai Cuitannya

Yati Maulana | Sabtu, 21/01/2023 10:01 WIB


Musk Bakal Bersikap saat Bersaksi di Persidangan Tesla Mengenai Cuitannya CEO Tesla Inc Elon Musk berjalan di samping layar yang menampilkan gambar mobil Tesla Model 3 di Shanghai, China, 7 Januari 2020. Foto: Reuters

JAKARTA - Elon Musk, kepala eksekutif Tesla Inc (TSLA.O), kemungkinan akan dipanggil untuk bersaksi pada hari Jumat dalam sidang juri atas tweetnya pada tahun 2018. Saat itu dia mengatakan bahwa dia telah "mengamankan dana" untuk menjadikan produsen mobil listrik itu pribadi, yang menurut pemegang saham mereka mengalami kerugian perdagangan.

Pengusaha miliarder terdaftar sebagai saksi ketiga pada hari Jumat, setelah seorang ahli sekuritas dan investor Tesla, dalam sidang class action di pengadilan federal San Francisco.

Musk, yang dikenal karena kesaksiannya yang agresif, diharapkan untuk membahas mengapa dia bersikeras dia mendapat dukungan investor Saudi untuk kesepakatan itu, yang tidak pernah tercapai, dan apakah dia sengaja membuat pernyataan yang menyesatkan secara material dengan tweetnya.

Kasus ini adalah sidang class action sekuritas yang langka dan penggugat telah menyelesaikan rintangan hukum yang tinggi, dengan keputusan Hakim AS Edward Chen tahun lalu tweet Musk tidak benar dan sembrono.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Pengacara pemegang saham Nicholas Porritt mengatakan kepada juri dalam pernyataan pembukaannya pada hari Rabu bahwa Musk berbohong ketika dia mengirim tweet tersebut, merugikan investor seperti Glen Littleton, penggugat utama.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Pengacara Musk, Alex Spiro, membantah dalam pernyataan pembukaannya bahwa Musk yakin dia mendapat pembiayaan dari pendukung Saudi dan sedang mengambil langkah untuk mewujudkan kesepakatan itu. Khawatir bocor ke media, Musk berusaha melindungi "pemegang saham sehari-hari" dengan mengirimkan tweet, yang berisi "ketidakakuratan teknis", kata Spiro.

Sembilan juri akan memutuskan apakah tweet tersebut secara artifisial menggelembungkan harga saham Tesla dengan mempermainkan status pendanaan untuk kesepakatan tersebut, dan jika demikian, seberapa banyak.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Para terdakwa termasuk direktur Tesla saat ini dan sebelumnya, yang menurut Spiro memiliki motif "murni" dalam menanggapi rencana Musk.
Persidangan dilanjutkan setelah hari libur pada hari Kamis.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Elon Musk Mobil Listrik Tesla Hadapi Gugatan