Meksiko Kirim 200 Personel Militer ke Perbatasan Usai Pembobolan Penjara

Yati Maulana | Kamis, 05/01/2023 15:03 WIB


Meksiko Kirim 200 Personel Militer ke Perbatasan Usai Pembobolan Penjara Orang-orang berpelukan saat memberi penghormatan kepada penjaga penjara yang terbunuh dalam kerusuhan di penjara Cereso 3, Meksiko, 4 Januari 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Kementerian pertahanan Meksiko mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya telah menerbangkan 200 personel militer ke kota perbatasan utara Juarez untuk memerangi kejahatan terorganisir di sana, beberapa hari setelah kerusuhan penjara yang mematikan dan menyebabkan perburuan narapidana yang melarikan diri.

Pihak berwenang juga memecat direktur penjara, tempat setidaknya 30 narapidana melarikan diri, kata mereka Selasa.

Jaksa penuntut negara di negara bagian perbatasan Chihuahua mengatakan Alejandro Alvarado, kepala penjara Juarez, telah diberhentikan, dan juga sedang diselidiki atas kemungkinan perannya dalam pembobolan penjara, bersama dengan yang lainnya.

Pada hari Minggu, 19 orang tewas setelah orang-orang bersenjata menyerang penjara beberapa mil di selatan El Paso, Texas, membunuh penjaga dan narapidana dan memicu pelarian massal yang termasuk gembong kartel Ernesto Alfredo Pinon de la Cruz, juga dikenal sebagai "El Neto."

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Otoritas federal tiba untuk memulihkan ketertiban, kemudian menemukan "zona VIP" di penjara yang dikelola negara dengan obat-obatan dan uang.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Kerabat narapidana mengantri di luar penjara pada hari Selasa, beberapa meminta untuk berbicara dengan pihak berwenang.

Maria Luisa Pena, bibi seorang narapidana, mengatakan kepada Reuters bahwa pihak berwenang belum memberikan informasi tentang situasi keponakannya. "Kami khawatir," katanya, "Kami ingin tahu apa yang terjadi dengan kerabat kami, kami ingin mereka memberi tahu kami sesuatu."

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Kita semua manusia, bukan? Kita semua membuat kesalahan. Sekarang banyak dari kita ingin kesempatan untuk mengetahui apa yang terjadi dengan kerabat kita," tambah istri seorang napi yang tidak disebutkan namanya.

Pada Senin malam, pemerintah Chihuahua mengatakan tujuh orang tewas dalam bentrokan polisi berikutnya sebagai bagian dari perburuan untuk menemukan narapidana yang melarikan diri. Dua dari korban tewas adalah polisi.

Insiden hari Minggu mengakibatkan salah satu korban tewas tertinggi dari kekerasan penjara di Meksiko dalam beberapa tahun terakhir.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Serangan Penjara Perbatasan Meksiko Gembong Kartel Kabur