
Sebuah keluarga mengarungi jalan yang banjir selama musim hujan di Karachi, Pakistan, 9 Juli 2022. Foto: Reuters
JAKARTA - Banjir hebat menewaskan puluhan orang dan menyebabkan ratusan orang kehilangan tempat tinggal di Pakistan, kata para pejabat pada Sabtu, saat hujan lebat mengguyur negara itu.
Di provinsi selatan Balochistan, 57 orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas setelah hanyut dalam air banjir. Menurut Ziaullah Langove, penasihat bencana dan urusan dalam negeri untuk menteri utama provinsi, delapan bendungan telah meledak dan jebol karena hujan lebat.
Ratusan lainnya kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka runtuh karena hujan dan banjir, katanya, seraya menambahkan hujan monsun terus berlanjut.
Di provinsi Khyber Pakhtunkhwa barat laut, dua orang, termasuk seorang anak berusia enam tahun, meninggal dan empat lainnya terluka ketika rumah mereka runtuh karena hujan, menurut pernyataan resmi distrik.
Hujan lebat telah melanda negara itu dalam beberapa hari terakhir, meninggalkan sebagian besar kota terbesar Pakistan, Karachi, tergenang air.
Di negara tetangga Afghanistan, 24 orang tewas akibat banjir di timur dan selatan negara itu, kata juru bicara badan penanggulangan bencana, Jumat.
Angkatan Laut Pakistan mengatakan pihaknya bergabung dengan upaya untuk mengevakuasi warga dan mengirimkan jatah dan air bersih di Balochistan.
Pada tahun 2010, banjir terburuk dalam ingatan mempengaruhi 20 juta orang di Pakistan, dengan kerusakan infrastruktur mencapai miliaran dolar dan sebagian besar tanaman hancur karena seperlima dari negara itu terendam.
Jum'at, 10/04/2026
Jum'at, 17/04/2026