Mayat 20 Migran Ditemukan di Gurun Libya, 2 Pekan Setelah Hilang

Yati Maulana | Kamis, 30/06/2022 23:05 WIB


Mayat 20 Migran Ditemukan di Gurun Libya, 2 Pekan Setelah Hilang Personel keamanan menemukan mayat migran di daerah antara kota Kufra dan perbatasan Chad dengan Libya 28 Juni 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Mayat 20 migran yang tersesat di gurun Libya dekat Chad telah ditemukan, kata layanan ambulans pada hari Rabu, menunjukkan foto-foto mereka tergeletak di sekitar truk pick up hitam di atas pasir.

Mayat-mayat itu ditemukan oleh seorang sopir truk yang melakukan perjalanan melalui padang pasir dan ditemukan pada hari Selasa sekitar 320 km barat daya Kufra dan 120 km dari perbatasan dengan Chad.

"Sopirnya tersesat dan kami yakin kelompok itu tewas di padang pasir sekitar 14 hari yang lalu sejak panggilan terakhir melalui telepon seluler pada 13 Juni," kata kepala ambulans Kufra Ibrahim Belhasan melalui telepon.

Dua mayat adalah warga Libya dan yang lainnya diyakini sebagai migran dari Chad yang menyeberang secara ilegal ke Libya, kata Belhasan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Libya telah menjadi titik peluncuran utama bagi para migran yang ingin mencapai Eropa melalui rute berbahaya melintasi padang pasir dan di atas Mediterania.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Namun, terlepas dari konflik, ekonomi berbasis minyaknya juga menjadi daya tarik bagi para migran yang mencari pekerjaan.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Migran Tewas Gurun Libya Tersesat