
sap mengepul dari Severodonetsk selama pertempuran sengit antara pasukan Ukraina dan Rusia pada 30 Mei 2022. (foto: AFP/ france24.com)
JAKARTA - Sekitar 80 persen dari wilayah Severodonetsk sekarang dikuasai Rusia, kota industri yang terletak di timur Ukraina, dan telah menghancurkan tiga jembatan yang menghubungkan kota tersebut dengan wilayah luar, demikian pernyataan gubernur kawasan Luhansk Serhiy Haidai pada Selasa (14/6).
Haidai mengakui tidak mungkin pihaknya melakukan evakuasi massal warga sipil dari kota itu akibat serangan Rusia yang berlangsung tanpa henti di kota tersebut dan penghancuran jembatan-jembatan.
Pasukan Ukraina telah didorong ke arah pinggiran kota itu karena "pasukan Rusia menerapkan metode bumi hangus dan menggunakan artileri berat" dalam serangan yang mereka lakukan di wilayah tersebut, tambah Haidai.
Namun, Haidai mengatakan kepada Associated Press bahwa pasukan Rusia belum sepenuhnya memblokir akses menuju kota itu, sehingga memberikan Ukraina "kesempatan untuk mengevakuasi korban yang mengalami luka-luka, melakukan komunikasi dengan pihak militer dan sejumlah warga lokal."
Dari sekitar 100.000 penduduk Severodonetsk, kini tinggal 12.000 orang yang masih berada di kota itu. Sebanyak 500 warga sipil mencari perlindungan di pabrik kimia Azot, yang terus menerus diserang oleh pasukan Rusia.
Jum'at, 17/04/2026