BPS Laporkan Inflasi di Bulan April Mencapai 0,95 Persen

Budi Wiryawan | Senin, 09/05/2022 19:27 WIB


Kepala BPS Margo Yuwono memaparkan, dari 90 kota IHK yang dipantau, seluruh kota mengalami inflasi. Ilustrasi inflasi. FOTO: HO/IST

Jakarta - Bulan April 2022 terjadi inflasi sebesar 0,95% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 109,98.

Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2022 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Kepala BPS Margo Yuwono memaparkan, dari 90 kota IHK yang dipantau, seluruh kota mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,58% dengan IHK sebesar 113,46 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 0,22% dengan IHK sebesar 110,58.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

"Inflasi di April 2022 cukup tinggi sebesar 0,95%. Penyumbang utama pada April ini berasal dari komoditas minyak goreng, bensin, daging ayam ras, tarif angkutan udara serta ikan segar,” kata Margo Yuwono dalam pemaparan inflasi April 2022, Senin (9/5/2022).

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Selain komoditas tersebut, komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga pada April 2022 antara lain bawang putih, air kemasan, gula pasir, kangkung, tempe, tahu mentah, ayam hidup, bayam.

Selanjutnya, rokok kretek filter, daging sapi, telur ayam ras, bahan bakar rumah tangga, sewa rumah, sabun cair/cuci piring, sabun detergen bubuk/cair, angkutan antar kota, mobil, kue kering berminyak, nasi dengan lauk, dan emas perhiasan.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Sementara itu, komoditas yang mengalami penurunan harga pada April 2022 antara lain cabai rawit, cabai merah, tomat, dan beras.

Dengan inflasi sebesar 0,95% di bulan April 2022 tersebut, maka tingkat inflasi tahun kalender 2022 sebesar 2,15%, sedangkan inflasi tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 3,47%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2022.

Sektor konsumsi rumah tangga berkontribusi hingga 53,65% dan tumbuh 4,34% pada kuartal I 2022. Hal ini tidak terlepas dari terjadinya peningkatan mobilitas masyarakat sehingga kegiatan ekonomi juga berjalan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Margo Yuwono BPS Inflasi Komoditas