Tentara AS Latih Pasukan Ukraina di Jerman, Pelajari Sistem Senjata Canggih untuk Lawan Rusia

Tri Umardini | Minggu, 01/05/2022 02:01 WIB


entara Amerika Serikat (AS) bakal melatih tentara Ukraina di Jerman. Pasukan Ukraina akan dibantu mempelajari sistem senjata canggih untuk melawan Rusia. Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina ke-130 mengukuti latihan militer di pinggiran Kyiv, Ukraina pada 10 April 2021. (FOTO: REUTERS/Valentyn Ogirenko)

JAKARTA – Tentara Amerika Serikat (AS) bakal melatih tentara Ukraina di Jerman. Pasukan Ukraina akan dibantu mempelajari sistem senjata canggih untuk melawan Rusia.

Hal itu diumumkan Kementerian Pertahanan AS, Jumat (29/4/2022).

Saat ini tentara AS sedang melatih pasukan Ukraina di Jerman. .

"Hari ini saya dapat mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah memulai pelatihan dengan angkatan bersenjata Ukraina pada sistem kunci di instalasi militer AS di Jerman," kata Juru Bicara Kementeria Pertahanan AS John Kirby dalam konferensi pers.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Kirby mengatakan bahwa program pelatihan ini dikoordinasikan dengan pemerintah Jerman.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

"Kami berterima kasih atas dukungan Jerman yang berkelanjutan," tambah Kirby.

Sekitar 50 peserta telah dilatih menggunakan senjata jarak jauh howitzer. Mereka juga akan dilatih untuk menggunakan sistem radar dan kendaraan lapis baja.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Kirby mencatat bahwa Garda Nasional Florida ditugaskan melakukan sebagian besar pelatihan.

Sebelumnya, Garda Nasional Florida ini juga yang melatih pasukan Ukraina sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari.

"Reuni yang terjadi baru-baru ini dari anggota Garda Nasional Florida dengan rekan Ukraina mereka, kami diberitahukan, adalah pertemuan yang emosional mengingat ikatan kuat yang terbentuk saat mereka tinggal dan bekerja bersama sebelum berpisah sementara pada Februari," kata Kirby.

"(Para prajurit Ukraina) pada dasarnya akan menjadi pelatih, mereka akan kembali ke Ukraina dan melatih rekan satu tim mereka," jelasnya lebih lanjut.

Saat Kunjungan PBB, Rusia Dituduh Curi Gandum di Lahan Ukraina Juru bicara Pentagon tersebut mengatakan, pelatihan pasukan Ukraina juga berlangsung di bagian lain Eropa, tetapi tidak mengungkapkan lokasinya.

Presiden AS Joe Biden pada akhir Maret mengatakan bahwa pasukan AS sedang melatih pasukan Ukraina di Polandia, tetapi pernyataan ini kemudian ditanggapi kembali oleh pejabat militer.

Rusia telah memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mempersenjatai pasukan Ukraina.

Sebelumnya, Rusia menyerang pusat pelatihan NATO di dekat perbatasan Polandia pada Maret, sebagai simbol sebuah pesan yang ditujukan kepada Barat. (*)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
tentara AS Ukraina Jerman Rusia senjata canggih