Microsoft Ungkap Serangan Siber Rusia Terhadap Ukraina

Akhyar Zein | Kamis, 28/04/2022 22:05 WIB


Microsoft mengatakan: Ilustrasi serangan siber (foto: shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan teknologi multinasional yang berbasis di AS, Microsoft, Rabu, mengumumkan bahwa Rusia telah melakukan serangan siber terhadap Ukraina bersamaan dengan aksi militernya.

Dalam sebuah laporan yang disiapkan dengan pejabat keamanan siber Ukraina dan perusahaan sektor swasta, Microsoft mengatakan: "Komponen siber dari serangan Rusia di Ukraina telah merusak dan tanpa henti."

“Setidaknya enam aktor Rusia Advanced Persistent Threat (APT) dan ancaman tak terkait lainnya, telah melakukan serangan destruktif, operasi spionase, atau keduanya, sementara pasukan militer Rusia menyerang negara itu melalui darat, udara, dan laut,” kata laporan itu.

Ia menambahkan bahwa sehari sebelum serangan militer Moskow di Ukraina, operator yang terkait dengan dinas intelijen militer Rusia meluncurkan serangan siber yang merusak pada ratusan sistem di pemerintahan Ukraina, teknologi informasi, energi dan organisasi keuangan.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

“Berdasarkan tujuan militer Rusia untuk perang informasi, tindakan ini kemungkinan ditujukan untuk merusak kemauan politik dan kemampuan Ukraina untuk melanjutkan pertempuran, sambil memfasilitasi pengumpulan intelijen yang dapat memberikan keuntungan taktis atau strategis bagi pasukan Rusia,” kata laporan itu.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Microsoft siber Rusia keuntungan taktis