Inggris Ubah UU untuk Melarang Pasokan Medis dari Xinjiang China

Yati Maulana | Sabtu, 23/04/2022 13:10 WIB


Setelah tekanan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia atas perlakuan Beijing terhadap orang-orang Uyghur. Salah satu sudut kota Xinjiang dengan layar bergambar Presiden China Xi Jinping. Foto: Reuters

JAKARTA - Inggris telah mengusulkan perubahan undang-undang yang akan melarang layanan kesehatannya membeli pasokan medis yang dibuat di wilayah Xinjiang China, setelah tekanan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia atas perlakuan Beijing terhadap orang-orang Uyghur.

Kelompok hak asasi dan anggota parlemen menuduh China melakukan pelanggaran besar-besaran terhadap Uyghur dan kelompok minoritas lainnya, termasuk penyiksaan, kerja paksa dan penahanan satu juta orang di kamp-kamp interniran.

China mengatakan kamp-kamp itu adalah fasilitas pendidikan ulang dan pelatihan dan menyangkal adanya pelecehan, dengan mengatakan itu memerangi ekstremisme agama.

Pemerintah mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah mengajukan amandemen RUU Perawatan Kesehatan dan Sosial yang bertujuan untuk memberantas penggunaan barang dan jasa di Layanan Kesehatan Nasional (NHS) yang "tercemar oleh perbudakan dan perdagangan manusia".

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai

Amandemen tersebut tidak menyebutkan Xinjiang secara khusus tetapi akan membantu memastikan NHS tidak membeli atau menggunakan barang atau jasa yang diproduksi oleh atau melibatkan segala jenis tenaga kerja budak.

Baca juga :
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

Ini berarti peraturan dapat dibuat dengan menetapkan langkah-langkah yang harus diambil NHS untuk menilai tingkat risiko yang terkait dengan pemasok individu, dan dasar yang harus dikeluarkan dari proses tender.

“Saya ingin ini menjadi titik balik dalam misi Inggris untuk memberantas perbudakan dan perdagangan manusia dalam rantai pasokan di seluruh dunia. Sebagai penyedia publik terbesar di negara ini, NHS ditempatkan dengan baik untuk mempelopori pekerjaan ini," kata menteri kesehatan Sajid Javid.

Baca juga :
David Alonso Gabung ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027

Amandemen pemerintah mengikuti amandemen serupa yang diusulkan oleh anggota parlemen di majelis tinggi parlemen. Majelis rendah akan mempertimbangkan amandemen mulai Senin.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Inggris Melarang Pasokan Medis Xinjiang China