Andalkan Pfizer, Jepang Batalkan Sepertiga Pembelian Vaksin Astrazeneca

Yati Maulana | Senin, 11/04/2022 21:10 WIB


Tahun lalu Jepang membeli 120 juta suntikan namun dibatalkan sebanyak 40 juta dosis. Vaksin AstraZeneca. Foto: Reuters

JAKARTA - Jepang telah membatalkan pembelian sekitar 40 juta dosis vaksin COVID-19 Astrazeneca Plc (AZN.L) yang disetujui untuk dibeli tahun lalu, kata seorang pejabat kementerian kesehatan di parlemen, Senin.

Kontrak tersebut memungkinkan pemerintah untuk membatalkan sebagian dari pasokan jika tidak dibutuhkan, kata pejabat itu dalam menanggapi pertanyaan anggota parlemen. Jepang awalnya setuju untuk membeli 120 juta suntikan, dengan sebagian besar dibuat di dalam negeri oleh Daiichi Sankyo Co. (4568.T) dan mitra lokal lainnya.

Sekitar 200.000 dosis Astrazeneca telah dipasok ke pemerintah daerah di Jepang, sementara 63 juta dosis telah disumbangkan di luar negeri, pejabat itu menambahkan.

Jepang sebagian besar mengandalkan vaksin tipe mRNA yang dikembangkan oleh Pfizer Inc (PFE.N) dan Moderna Inc (MRNA.O) untuk inokulasi dan booster COVID-nya sejauh ini.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara
Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal dengan China
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Vaksin Covid Jepang Astrazeneca Pfizer