IOC Kurangi Jumlah kelas angkat besi di Olimpiade Paris

Tim Cek Fakta | Jum'at, 08/04/2022 04:05 WIB


Selain perubahan kelas, IOC juga memangkas jumlah lifter yang tampil pada Olimpiade Paris 2024 menjadi 120 atlet saja.  Petenis Kazakhstan Nijat Rahimov ketika memecahkan rekor dunia clean and jerk untuk merebut medali emas angkat besi Olimpiade 2016 di kelas 77 kilogram putra (foto: insidethegames.biz)

JAKARTA - Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyetujui pemangkasan jumlah kelas yang dipertandingkan pada cabang olahraga angkat besi di Olimpiade Paris 2024.

Dikutip dalam laman resminya di Jakarta, Kamis (7/4/2022), angkat besi Olimpiade Paris 2024 akan mempertandingkan masing-masing lima kelas pada kategori putra maupun putri, berkurang dari edisi sebelumnya ketika Tokyo 2020 menampilkan tujuh kelas.

Pada kategori putra, lima kelas yang dipertandingkan adalah kelas 61kg, 73kg, 89kg, 102kg, dan +102kg, sementara kategori putri 49kg, 59kg, 71kg, 81kg, dan +81kg.

Selain perubahan kelas, IOC juga memangkas jumlah lifter yang tampil pada Olimpiade Paris 2024 menjadi 120 atlet saja. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan Tokyo 2020 yang menampilkan 196 atlet atau 260 atlet di Rio 2016.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

IOC menyatakan bahwa langkah tersebut ditempuh sebagai dukungan terhadap kesetaraan gender di ajang Olimpiade dengan memberikan kesempatan yang setara bagi atlet putra dan putri.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Seperti dilansir antaranews, Olimpiade Paris 2024 juga disebut bakal menjadi Olimpiade pertama yang menerapkan prinsip kesetaraan gender secara penuh dengan memberikan kuota masing-masing 50 persen, baik bagi atlet putri maupun putra, meningkat dibanding 48,8 persen atlet putri yang tampil di Tokyo 2020.

Pemangkasan kuota cabang angkat besi ini juga tidak terlepas dari permasalahan tata kelola Federasi Angkat Besi Dunia (IWF) dan sejarah doping yang mengakar kuat di organisasi tersebut.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Meski begitu, IOC berkomitmen untuk tetap melindungi para atlet sehingga cabang olahraga yang bermasalah bagaimanapun harus tetap dipertandingkan di Olimpiade.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
IOC angkat besi olimpiade paris