Wakil Ketua DPR: Seniman Berperan Besar Bangun Karakter Bangsa

Tim Cek Fakta | Minggu, 06/03/2022 22:43 WIB


Agama dan seni adalah dua kekuatan yang paling berjasa besar melahirkan kebahagiaan dan turut berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan. Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar (foto: Liputan6.com.)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan seniman memiliki peran besar dalam menciptakan dan membangun karakter kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

"Seniman ini jasanya sangat besar membangun karakter menciptakan kehidupan yang sukses. Sebab pembangunan itu tujuannya dua, bahagia dan sejahtera," kata Muhaimin dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (6/3/2022).

Menurut dia, dua indikator suksesnya pembangunan, yaitu kebahagiaan dan kesejahteraan. Orientasi pembangunan yang hanya diarahkan pada infrastruktur ia sebut belum menjadi indikator suksesnya pembangunan jika kebahagiaan masyarakat belum terakomodir.

"Salah satu indikator suksesnya pembangunan adalah kebahagiaan dan kesejahteraan. Dan kalau sudah ngomong kebahagiaan itu cuma ada dua, seni dan agama," kata Muhaimin.

Baca juga :
Baleg DPR Akan Panggil Sejumlah Pihak Bahas Putusan MK Soal Kerugian Negara

Menurut dia, agama dan seni adalah dua kekuatan yang paling berjasa besar melahirkan kebahagiaan dan turut berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan.

Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Kerjasama Pengentasan Daerah Tertinggal dengan China

"Dari eksisnya seniman dan agamawanlah suksesnya pembangunan di Tanah Air. Contohnya apa? Vaksinasi kalau tidak ada hubungan agama akan sulit dicapai. Kita tahu banyak pandangan-pandangan miring soal vaksin, untung ada NU, untung ada ulama-ulama Indonesia," tutur Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Kesejahteraan di Indonesia hanya bisa tercapai apabila ulama dan seniman semua bergerak untuk mendorong dan memberikan motivasi kuat bagi masyarakat.

Baca juga :
Klok Sebut Persib Sempat Kewalahan saat Hadapi Bali United

Di masa Orde Lama di bawah kepemimpinan Soekarno politik dijadikan panglima pembangunan dan penyatuan bangsa. Kemudian era Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto panglima pembangunan berubah menjadi ekonomi.

"Tapi sekarang budaya adalah panglima, karena sebetulnya politik dan ekonomi tidak boleh dipilah-pilah. Jadi Indonesia akan maju apabila kebudayaan menjadi panglima pembangunannya," kata Muhaimin.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wakil Ketua DPR seniman pembangunan bangsa